Rabu, 17 Mar 2021 11:37 WIB

Dialami Pesepeda Korban Tabrak Lari 'Mercy', Sefatal Apa Patah Tulang Rusuk?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Apel olah TKP kasus pemobil tabrak pesepeda (Yogi Ernes/detikcom) Apel olah TKP kasus pemobil tabrak pesepeda (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Seorang pesepeda menjadi korban tabrak lari pengemudi Mercy di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. Korban saat ini masih dalam perawatan di RS di Singapura karena mengalami sejumlah luka yang cukup parah.

"Lukanya memang cukup parah ada beberapa fraktur di dada tapi kondisinya sudah lebih stabil," ungkap Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (18/3/2021).

Patah tulang rusuk adalah cedera umum yang terjadi saat jatuh, kecelakaan kendaraan bermotor atau benturan saat melakukan olahraga. Pada banyak kasus, patah tulang rusuk bisa sembuh sendiri dalam waktu 1-2 bulan.

Hanya saja, kondisi ini bisa mengancam jiwa. Dikutip dari laman Medical News Today, apabila patah tulang rusuk hanya berupa retakan dan tulang rusuk tidak berpindah dari posisinya, maka risiko terjadi komplikasi tidak tinggi.

Namun jika tulang rusuk yang patah jumlahnya banyak atau jika benturan pada dada sangat keras, penderita memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami komplikasi. Pada fraktur yang lebih kompleks, tepi tulang yang patah dapat terdorong keluar dari tempatnya.

"Patah tulang rusuk yang serius dapat merusak organ internal, saraf, atau pembuluh darah di sekitarnya. Misalnya, ujung tajam dari tulang rusuk yang patah bisa menusuk paru-paru dan menimbulkan pneumotoraks," demikian dikutip dari laman tersebut.

Terkadang, bagian tulang rusuk bisa patah sepenuhnya dan "melayang", atau bergerak sendiri-sendiri di dada.

Ketika seseorang mematahkan tiga atau lebih tulang rusuk di dua tempat atau lebih, itu dapat menyebabkan kondisi serius yang disebut flail chest. Penderita flail chest akan kesulitan bernapas dan membutuhkan pertolongan medis segera.

Jika seseorang memiliki lebih dari satu tulang rusuk yang retak, kerusakan parah, atau dada yang terkulai, mereka mungkin perlu dioperasi. Selama operasi, ahli bedah akan menggunakan pelat dan sekrup untuk mengencangkan tulang rusuk yang patah.

Lama penyembuhan

Banyak ahli mengatakan bahwa rasa sakit dari gejala patah tulang rusuk berlangsung tidak lebih dari 6-8 minggu, tetapi penelitian menunjukkan bahwa banyak orang mengalami rasa sakit lebih lama dari ini.

Orang dengan patah tulang rusuk sederhana biasanya dapat pulih di rumah. Dalam kasus yang lebih serius, mereka mungkin perlu tinggal di rumah sakit.

Selama proses penyembuhan, dokter biasanya merekomendasikan obat pereda nyeri. Ini termasuk obat-obatan seperti asetaminofen atau obat antiinflamasi nonsteroid seperti ibuprofen.



Simak Video "Pertumbuhan Pesepeda di Masa Pandemi Bikin Komunitas Sepeda Gembira"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)