Jumat, 19 Mar 2021 13:16 WIB

Eropa Mulai Lanjutkan Pemakaian Vaksin AstraZeneca, Indonesia Bagaimana?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Sebanyak 1,1 juta dosis vaksin Corona AstraZeneca sudah tiba di Indonesia, berikut sejumlah negara yang sudah memakainya. Foto: AP Photo
Jakarta -

Vaksin Corona AstraZeneca tersandung isu pembekuan darah. Terkait hal ini, pihak European Medicines Agency (EMA) melakukan penyelidikan terhadap 30 kasus tersebut dan menyatakan vaksin AstraZeneca membawa manfaat yang lebih besar daripada risikonya.

Saat ini, sejumlah negara Eropa yang tadinya menunda pemberian vaksin AstraZeneca perihal keamanan akhirnya melanjutkan penggunaannya. Lalu bagaimana di Indonesia?

"Masih menunggu kajian BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan," kata jubir vaksinasi Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi, saat dihubungi detikcom, Jumat (19/3/2021).

Seperti yang diketahui, Indonesia telah mendapatkan 1,1 juta dosis vaksin AstraZeneca produksi Korea Selatan melalui jalur multilateral COVAX. Vaksin tersebut kini disimpan di Bio Farma sembari menunggu kajian sebelum didistribusikan.

Dalam rilis BPOM, meski vaksin COVID-19 AstraZeneca telah mendapatkan Emergency Use Listing (EUL) dari WHO untuk vaksinasi COVID-19, BPOM tetap melakukan pengkajian lengkap aspek khasiat dan keamanan bersama Komite Nasional Penilai Obat (KOMNAS PO) serta melakukan kajian aspek mutu yang komprehensif.

Hingga kini, BPOM masih terus mengkaji laporan kasus pembekuan darah yang terjadi di Austria. Selama pengkajian masih terus berlangsung, vaksin AstraZeneca tak bisa digunakan.

Selama masih dalam proses kajian, vaksin Covid-19 AstraZeneca direkomendasikan tidak digunakan," tulis BPOM.



Simak Video "AstraZeneca Mulai Ambil Keuntungan dari Vaksin Covid-19 di 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)