Minggu, 21 Mar 2021 05:59 WIB

Round Up

Fakta-fakta Hipospadia Serius yang Diidap Aprilia-Amasya Manganang

Vidya Pinandhita - detikHealth
Pengadilan Negeri Tondano memutuskan status jenis kelamin Serda Aprilio Perkasa Manganang berganti menjadi laki-laki. Aprilio terlihat bahagia dengan utusan tersebut. Foto: Grandyos Zafna
Topik Hangat Aprilia Vs Hipospadia
Jakarta -

Seperti halnya Aprilia Manganang, yang kini sudah berganti nama menjadi Aprilio Perkasa Manganang, sang kakak Amasya Manganang rupanya juga mengidap hipospadia. Ia telah menjalankan pemeriksaan di RSPAD Gatot Soebroto.

"Hasilnya ternyata sangat mirip. Hasil pemeriksaan, Amasya tidak seberuntung kita, sakit juga. Kita sampaikan ke Amasya dan Amasya menjawab, 'Saya kalau bisa dibantu, saya ingin menjadi diri saya sebenarnya'," ujar Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa.

Andika menambahkan, penyakit yang diidap Amasya adalah hipospadia serius. Untuk itu, prosedur penanganan akan dilakukan untuk mengobati Amasya.

"Kita putuskan, kita akan siapkan prosedur sama. Beliau juga serius masuk hipospadia serius," imbuh Andika.

Corrective surgery

Sebelumnya, Aprilio disebut menjalani pengobatan corrective surgery atau yang oleh dokter spesialis urologi dr Irfan Wahyudi, SpU(K) disebut sebagai operasi rekonstruksi.

Ia menyebut, operasi ini adalah satu-satunya pengobatan untuk hipospadia. Sebab, hipospadia adalah kelainan anatomi, kesalahan posisi lubang kencing pada penis.

"Prinsipnya selain membentuk saluran uretra baru hingga ke ujung glans penis, meluruskan penis bila bengkok (chordee), serta revisi kelainan kulit genitalia," jelas dr Irfan.

Beda dengan kelamin ganda

Meski hipospadia berat kerap digolongkan sebagai kelainan DSD (Disorders of Sexual Development), dr Irfan menegaskan, hipospadia bukan kelamin ganda.

"DSD ini dulu sering disebut intersex. Di masyarakat dikenal dengan istilah kelamin ganda, walaupun istilah ini sebenarnya kurang tepat," jelasnya.

Dalam kesempatan lainnya, dr spesialis urologi dr Rachmat Budi Santoso menjelaskan bahwa jika pemeriksaan pada bayi baru lahir dilakukan dengan benar, hipospadia tidak mungkin terlambat terdeteksi. Penis bayi laki-laki dengan hipospadia kerap disangka sebagai bagian dari vagina.

Pada kasus hipospadia berat, penis bisa 'tertutup' sehingga pasien disangka berjenis kelamin perempuan.

Simak juga video 'KSAD Ungkap Kakak Aprilia Manganang Juga Mengidap Hipospadia':

[Gambas:Video 20detik]



(vyp/up)
Topik Hangat Aprilia Vs Hipospadia