Minggu, 21 Mar 2021 17:00 WIB

Terpopuler Sepekan

3 Fakta Suntik Filler yang Bikin Payudara Monica Indah Berlubang

Ayunda Septiani - detikHealth
Monica Indah Monica Indah. (Foto: Dokumentasi Pribadi Monica Indah)
Jakarta -

Beberapa waktu lalu heboh postingan seorang selebgram dan model Monica Indah. Dalam postingan tersebut, Monica mengaku payudara-nya berlubang.

Hal ini disebabkan akibat penyuntikan filler payudara di klinik abal-abal. Akibatnya, ia terkena mastitis hingga payudara-nya berlubang.

Suntikan filler yang digunakan Monica Indah menghabiskan dana sebesar Rp 14 juta, lalu dilanjutkan dengan pengobatan hingga Rp 200 juta. Namun, hal tersebut harus disesalinya karena dengan risiko cacat yang sulit disembuhkan.

Agar tidak kemakan tren filler payudara dan mengalami dampak buruk pada payudara kamu, kenali dulu beberapa faktanya sebagai berikut.

1. Filler bukan untuk memperbesar payudara

Dokter bedah plastik tidak menyarankan kamu untuk menambah volume payudara, dan lebih dianjurkan transfer lemak (fat graft) atau biasa disebut pasang implan. Sebab, prosedur filler payudara umumnya menggunakan hyaluronic acid.

"Secara umum, filler digunakan untuk mengisi kekosongan atau area yang depres atau cekung namun tidak untuk menambah volume. Banyak negara yang melarang tindakan tersebut. Bedah plastik tidak menyarankan dan tidak merekomendasi prosedur tersebut," jelas dr David S Perdanakusuma, SpBP-RE(K).

"Kalau sudah terlanjur, sangat sulit untuk dievakuasi. Sehingga saran saya, jangan melakukan filler untuk payudara," tambahnya.

2. Tak boleh dilakukan sembarang dokter

Menurut Prof David, untuk suntik filler seharusnya dilakukan oleh dermatologis atau dokter kulit. Bisa jadi berbahaya, karena suntikan filler tidak boleh dilakukan sembarangan, dan harus dilakukan oleh orang yang berkompeten.

"Filler kan disuntik, hanya boleh dilakukan oleh dokter," kata Prof David.

3. Bahaya dan risikonya

Prof David menjelaskan, untuk memperbesar payudara, umumnya dibutuhkan 200-300 cc suntikan dari hyaluronic acid. Suntikan ini disebutkan Prof David bisa memberikan efek kurang baik pada jaringan payudara.

"Jaringan merah, nyeri dan bengkak adalah tanda peradangan. Bisa karena infeksi," pungkas Prof David.



Simak Video "KuTips: Cara Bedakan Masker Bedah Asli vs Palsu!"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/naf)