Senin, 22 Mar 2021 17:49 WIB

Positif COVID-19 Saat Hamil Seperti Dinda Hauw, Begini Perawatannya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Dinda Hauw dan Rey Mbayang ditemui seusai menjadi bintang tamu acara Rumpi No Secret, Trans TV, Jakarta Selatan, Kamis (03/12) Dinda Hauw dan Rey Mbayang positif COVID-19. (Foto: Noel/detikcom)
Jakarta -

Pasangan artis Dinda Hauw dan Rey Mbayang positif COVID-19. Keduanya juga mengalami berbagai gejala, seperti batuk, demam, hingga kehilangan kemampuan indra penciuman dan perasa.

"Oh iya, kalau Rey lumayan parah. Kemarin sempat kehilangan indera penciuman dan rasa makanan juga sudah (indera perasa sudah hilang). Dinda demam-demam saja. Agak lumayan kondisinya sih si Rey-nya," kata manajer Rey Mbayang, Wawan kepada detikcom melalui sambungan telepon, Senin (22/3/2021).

Wawan mengatakan, hari ini Rey dan Dinda ke rumah sakit untuk melakukan rontgen paru-paru dan harus diopname jika memang bermasalah. Namun, banyak juga yang khawatir pada Dinda yang kini tengah hamil.

Lalu, bagaimana perawatan untuk wanita hamil yang terinfeksi COVID-19?

Menurut dokter kandungan dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Brawijaya, dr Dinda Derdameisya, SpOG, ibu hamil yang terinfeksi COVID-19 mendapat perawatan yang sama dengan pasien yang tidak hamil. Salah satunya, mereka melakukan isolasi mandiri.

"Jadi, perawatannya memang isolasi mandiri kan. Kalau ada indikasi untuk masuk rumah sakit, baru dirawat di rumah sakit. Sama saja sih tidak ada bedanya," ujar dr Dinda saat dihubungi detikcom, Senin (22/3/2021).

"Tapi, mungkin untuk ibu hamil penting untuk melaporkan ke dokter obgyn-nya atau ke bidan yang merawat kalau menderita COVID," lanjutnya.

Selain itu, dr Dinda juga mengatakan perlu untuk menyiapkan rencana lain, jika terjadi perburukan dari penyakitnya. Perburukan yang biasanya terjadi sama seperti pada pasien COVID-19 yang tidak hamil, terutama pada sistem pernapasan.

"Seperti perburukan pada orang yang tidak hamil terutama dalam pernapasan. Sesak napasnya bertambah, semakin memberat, atau demamnya nggak turun-turun, atau saturasinya menurun itu kan harus tetap dipantau," pungkasnya.



Simak Video "Ahli Gizi Ingatkan Jaga Pola Makan Seimbang Saat Puasa"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)