Selasa, 23 Mar 2021 05:53 WIB

Sebagian Pasien COVID-19 Bisa Mengalami Gejala Hilang Pendengaran

Firdaus Anwar - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal
Jakarta -

Studi terbaru menyebut seseorang yang terinfeksi COVID-19 juga bisa mengalami hilangnya fungsi pendengaran. Ini menambah daftar panjang berbagai gejala terkait COVID-19.

Para peneliti dari University of Manchester and Manchester Biomedical Research Centre mengetahuinya setelah mengalisa 24 studi yang meneliti hubungan antara COVID-19 dengan masalah vestibular. Di dalam tubuh, sistem vestibular merupakan bagian dalam telinga dan otak yang berperan penting mengendalikan keseimbangan.

Lebih detail peneliti menyebut kemungkinan ada 7,6 persen pasien COVID-19 yang mengalami gejala hilang fungsi pendengaran, 14,8 persen mengalami gejala tinnitus, dan 7,2 persen mengalami vertigo.

"Bila studi-studi ini benar, maka sekitar 7-15 persen pasien bisa mengalami gejala tersebut. Ini adalah sesuatu yang harus kita hadapi dengan serius," komentar Profesor Kevin Munro dari Manchester Centre for Audiology and Deafness.

"Ini akan berdampak besar pada layanan kesehatan bila semakin banyak pasien yang mengaku mengalaminya... Ada beberapa pasien yang gejalanya masih berlangsung, ada juga yang mengaku sudah agak membaik. Jadi masih ada banyak hal yang belum kita ketahui," lanjutnya seperti dikutip dari Sky News, Senin (22/3/2021).

Peneliti tidak mengetahui pasti bagaimana COVID-19 menyebabkan gangguan fungsi pendengaran. Namun, pada virus lain, seperti campak, meningitis, dan gondok biasanya ini terjadi karena sel sensor di telinga mengalami kerusakan akibat infeksi.



Simak Video "Eropa Diamuk Covid-19, WHO Perkirakan 2,2 Juta Nyawa Melayang"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)