Senin, 29 Mar 2021 18:03 WIB

Ada Laporan Efek Samping, Vaksin AstraZeneca Masih Aman Digunakan?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Sebanyak 1,1 juta dosis vaksin Corona AstraZeneca sudah tiba di Indonesia, berikut sejumlah negara yang sudah memakainya. Foto: AP Photo
Jakarta -

Vaksin AstraZeneca dihentikan sementara pemberiannya di Sulawesi Utara (Sulut) setelah ada laporan efek samping. Meski pemberhentian ini hanya bersifat sementara, tidak sedikit masyarakat yang mempertanyakan keamanan vaksin Corona dari Inggris ini.

"Aman... karena kejadian efek samping itu semuanya sudah ada dari hasil uji klinis tahap 1," kata juru bicara vaksinasi Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi saat dikonfirmasi detikcom, Senin (29/3/2021).

Dikabarkan sejauh ini seluruh penerima vaksin AstraZeneca yang mengalami efek samping kondisinya sudah berangsur membaik. Nadia juga mengatakan pemberian vaksin AstraZeneca masih berlanjut di daerah lain.

"Iya (masih berlanjut-red)," paparnya.

Diwawancara terpisah, Ketua Komnas KIPI, Prof Dr dr Hinky Hindra Irawan Satari, SpA(K), mengatakan pihaknya masih melakukan investigasi atas laporan tersebut. Komnas KIPI akan melihat seberapa banyak warga yang mengeluhkan efek samping pasca divaksin AstraZeneca.

"Kalau di penelitiannya dia proporsinya 20 persen, di Sulut 20 persen, artinya memang benar dan memang tidak berbahaya atau di luar dugaan atau melebihi ambang keamanan," sebut Prof Hinky.

Adapun efek samping yang dilaporkan selama uji klinis vaksin AstraZeneca dikutip dari laman GOV.UK

Sangat umum (mempengaruhi lebih dari 1 dari 10 orang)
- Nyeri, gatal, dan rasa panas di area suntikan
- Merasa tidak enak badan
- Menggingil atau demam
- Sakit kepala
- Mual
- Nyeri sendi atau nyeri otot

Umum (dirasakan 1 dari 10 penerima)
- Bengkak, kemerahan, dan benjolan di area suntikan
- Demam
- Muntah atau diare
- Radang tenggorokan
- Pilek atau batuk
- Menggigil



Simak Video "Pemerintah Minta Produsen Vaksin Covid-19 Penuhi Target Pengiriman"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)