Selasa, 30 Mar 2021 07:00 WIB

Sudah Divaksin Tak Langsung Kebal, Pakai Masker Jangan Kendor!

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Petugas medis menyuntikan vaksin COVID-19 kepada sejumlah pegawai pusat perbelanjaan di Depok Town Square, Depok, Jawa Barat, Selasa (23/3/2021). Dinas Kesehatan Kota Depok mulai melakukan vaksinasi COVID-19 dosis pertama kepada 1.500 orang pegawai pusat perbelanjaan. Foto ilustrasi: Dedy Istanto
Jakarta -

Sudah setahun lebih sejak pandemi virus Corona muncul dan menginfeksi jutaan orang di Indonesia. Saat pandemi Corona dimulai, hal paling penting yang harus dilakukan oleh seluruh masyarakat untuk mengurangi penularan adalah disiplin protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Namun setelah program vaksinasi Corona dimulai, tak sedikit masyarakat yang mulai abai protokol kesehatan.

"Sempat agak kendor terutama pakai masker," tutur Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan COVID-19 Dr. Sonny Harry B Harmadi, dalam siaran Youtube BNPB, Senin (29/3/2021).

Vaksinasi memang melindungi kita dan orang disekitar dari risiko paparan virus Corona. Tapi selama herd immunity atau kekebalan kelompok belum terbentuk, masyarakat harus tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan jika ingin segera keluar dari pandemi.

Sonny menegaskan, alasan tetap harus menjalankan protokol kesehatan usai divaksin karena sampai saat ini masih ada risiko terinfeksi, walau tidak mengembangkan gejala berat.

"Kenapa masyarakat harus sadar, vaksin itu butuh proses, butuh waktu untuk menciptakan kekebalan. Kita juga harus sadar belum ada vaksin yang efikasinya 100 persen," tegasnya.

Diperkirakan butuh 28 hari untuk timbul imunitas usai disuntik vaksin Corona dosis kedua. Maka, meski sudah mendapatkan vaksin, masyarakat masih memiliki kewajiban untuk tetap disiplin protokol kesehatan.



Simak Video "Apakah Tubuh Jadi Kebal COVID-19 Setelah Divaksin? "
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)