Jumat, 02 Apr 2021 05:00 WIB

Terbangun Gara-gara Kaget Mimpi Terjatuh? Ternyata Ini Artinya

Ardela Nabila - detikHealth
Young woman sleeping in bed. Space for copy. Hypnic jerk (Foto: iStock)
Jakarta -

Kamu mungkin pernah mimpi terjatuh, lalu tersentak kaget dan terbangun setelahnya dengan jantung yang berdetak lebih kencang. Ternyata, mimpi terjatuh memang kerap dialami oleh banyak orang.

Menurut peneliti, mimpi terjatuh menandakan adanya perasaan ketidakberdayaan atau penolakan. Selain itu, mimpi terjatuh ini juga menandakan bahwa kamu sedang merasa tidak percaya diri, cemas, dan sedang kewalahan. Di sisi lain, mimpi terjatuh yang diikuti dengan mimpi buruk dapat menandakan adanya gangguan tidur, kecemasan, dan adanya gangguan stres pascatrauma.

Dikutip dari Healthline, mimpi yang menggambarkan kamu didorong dari atas tebing menandakan bahwa kamu sedang merasa tidak aman dengan sekitarmu. Sementara itu, jika kamu bermimpi terpeleset dari atas tebing, kamu mungkin sedang merasa tidak percaya diri.

Kondisi saat seseorang bermimpi terjatuh dan terbangun secara tiba-tiba ini ternyata dinamakan hypnic jerks, yakni kondisi di mana otot berkontraksi secara tiba-tiba yang kerap terjadi saat seseorang sedang tertidur. Disebutkan, 60-70 persen orang sering mengalami hal ini. Penyebab utama terjadinya hypnic jerks tidak jelas, namun salah satu gejalanya adalah mimpi terjatuh yang terasa nyata.

Dikutip dari The Journal, jurnal Sleep Medicine menyebutkan bahwa hypnic jerks biasanya terjadi pada orang-orang yang sehat. Umumnya, hypnic jerks dipicu oleh rasa kelelahan, stress, gangguan tidur, olahraga berlebihan, dan stimulan seperti kafein dan nikotin.

Bisakah hypnic jerks dicegah?

Faktanya, kamu tidak benar-benar bisa mengontrol mimpi. Namun, mimpi terjatuh bisa saja menandakan bahwa kamu sedang stres. Oleh sebab itu, terdapat beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar tidur lebih nyenyak, yaitu:

  • Kurangi konsumsi kafein
  • Lakukan latihan pernapasan atau teknik relaksasi lainnya sebelum tidur
  • Hindari perasaan stres atau aktivitas fisik berlebih beberapa jam sebelum tidur
  • Jauhkan hal-hal terkait pekerjaan dan barang elektronik dari kamar
  • Jika terbangun dan tidak bisa tertidur lagi, cobalah keluar kamar dan lakukan sesuatu untuk menenangkan tubuh.

Lebih lanjut, saat terbangun setelah mengalami hypnic jerks, kamu bisa mencoba menarik napas dalam-dalam, rileks, dan kembali tidur. Namun, jika kamu mengalaminya secara terus-menerus, hingga kamu mengalami insomnia dan gangguan kecemasan, kamu bisa mengunjungi dokter.



Simak Video "2.000 Tempat Tidur Tambahan Disiapkan untuk Pasien COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)