Jumat, 02 Apr 2021 14:52 WIB

Diabetes Bisa Dipengaruhi Lingkungan? Ini Alasannya

Angga Laraspati - detikHealth
Diabetes Foto: shutterstock
Jakarta -

Pasti ada di antara kaum milenial yang bertanya, apa kaitan antara anak muda, diabetes, dan perubahan iklim? Jangan salah, ternyata ada hubungan yang erat antara diabetes dan perubahan iklim. Sayangnya, masih sedikit yang anak muda khususnya di Indonesia yang mengetahui keterkaitan antara diabetes dan perubahan iklim.

Sebuah hasil survei terhadap anak muda di Indonesia menunjukkan proporsi responden yang setuju dan sangat setuju adanya hubungan antara perubahan iklim dan diabetes bahkan kurang dari setengah jumlah responden.

Padahal, sesungguhnya ada banyak faktor yang saling berkaitan antara diabetes dan perubahan iklim. Seperti dilaporkan pada jurnal Early Human Development, keduanya merupakan masalah besar yang dihadapi dunia, dan dapat memengaruhi kesejahteraan, tingkat kesehatan, dan kondisi keamanan masyarakat.

Keduanya juga memiliki beberapa faktor penyebab yang saling beririsan seperti urbanisasi, pola hidup tidak aktif, dan peningkatan konsumsi makanan olahan. Pengaruh kedua masalah ini akan berdampak mulai generasi sekarang hingga ke generasi berikutnya.

Sebuah data dari Amnesty International menunjukkan anak muda sudah menyadari besarnya masalah perubahan iklim saat ini. Hasil sebuah survei tahun 2019 menunjukkan tingginya tingkat kekhawatiran kaum muda terhadap masalah perubahan iklim.

Sebanyak 41% responden berusia 18-25 tahun yang berasal dari 22 negara memilih perubahan iklim sebagai masalah paling penting yang sedang dihadapi dunia.

Tingginya kesadaran anak muda terhadap masalah perubahan iklim ini juga teramati di Indonesia. Survei terhadap 129 responden berusia 20-34 tahun di Indonesia menunjukkan 85.2% responden setuju dan sangat setuju bahwa perubahan iklim sudah terjadi.

Walaupun sama-sama masalah besar yang dihadapi dunia, kesadaran mengenai diabetes sayangnya belum setinggi kesadaran akan perubahan iklim. Survei yang sama menunjukkan hanya 16,3% responden dari 129 anak muda Indonesia berusia 20-34 tahun yang percaya bahwa dirinya berisiko tinggi terhadap diabetes.

Hal ini jelas mengkhawatirkan karena kasus diabetes juga mengintai kaum muda. Bahkan, data Riset Kesehatan Dasar Indonesia tahun 2018 menunjukkan sekitar 1 dari 5 orang yang berusia 25-44 tahun ternyata menderita gangguan toleransi glukosa yang bisa berkembang menjadi diabetes jika tidak segera ditangani dengan baik.

Karenanya, sebagai anak muda jelas perlu segera bertindak untuk mengatasi kedua masalah ini. Ingat, semua pastinya akan memengaruhi masa depan!

Ayo ikut aktif menjaga lingkungan, di antaranya dengan bijak menggunakan listrik, bahan bakar, dan air. Tak kalah penting, juga harus menjaga kesehatan untuk menekan risiko diabetes,salah satu yang penting dilakukan tentunya menjalankan pola makan sehat termasuk memperbanyak buah dan sayur, membatasi asupan gula dan lemak harian, serta memilih cemilan yang sehat.

Pilih cemilan bebas gula yang rasanya enak namun rendah kalorinya, seperti Tropicana Slim Korean Garlic Cookies yang bebas gula dan hanya 100 kalori/saji. Dengan Tropicana Slim Korean Garlic Cookies, kita bisa ngemil bebas khawatir!

(akn/ega)
eLife
×
Seks Anal dari Kacamata Medis
Seks Anal dari Kacamata Medis Selengkapnya