Rabu, 07 Apr 2021 19:59 WIB

Ini Dampak Langsung & Tak Langsung Perubahan Iklim Terhadap Diabetes

Abu Ubaidillah - detikHealth
Tropicana Foto: Screenshoot detikcom
Jakarta -

Founder Sobat Diabet dan Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr Rudy Kurniawan mengatakan dalam satu dekade terakhir masyarakat sudah mulai aware dengan perubahan iklim. Menurutnya perubahan iklim menjadi satu yang tak boleh diremehkan.

"Bahkan di salah satu survei di Climate Access waktu itu di tahun 2013 mengatakan bahwa sebanyak kurang lebih 40-60 persen responden dengan usia 18-44 tahun mengatakan bahwa khawatir dengan perubahan iklim," ujar Rudy Chef Marinka dalam video Learn From Sobat Diabet di channel YouTube Tropicana Slim, dilansir Selasa (7/4/2021).

Menurutnya secara umum kaitan antara diabetes dan perubahan iklim dibagi menjadi dua, yakni secara langsung dan secara tidak langsung. Kaitan tidak langsungnya adalah ketika perubahan iklim terjadi maka suhu makin panas, lalu bisa jadi berpengaruh pada suplai pangan sehingga mengubah persepsi atau gaya hidup seseorang.

"Mungkin yang dari awalnya bisa makan biasa, ternyata dia berubah dengan makanan instan, tidak sehat, makanan kemasan yang pilihan sehatnya mungkin lebih kurang," jelasnya.

Kemudian kondisi seperti bencana alam dan ketersediaan alat-alat kesehatan itu berpengaruh pada diabetes. Ia mencontohkan misalnya karena sarana kesehatannya semakin sulit, padahal salah satu cara mengetahui diabetes dengan melakukan screening.

Sementara untuk kaitan langsungnya, dr Rudy menjelaskan menurut sebuah penelitian bahwa dengan suhu semakin tinggi, komposisi brown fat bergeser. Menurutnya jika brown fat dalam tubuh menurun ternyata berhubungan dengan sensitivitas insulin yang semakin sedikit.

"Jadi brown fat semakin sedikit, sensitivitas insulin semakin sedikit, sehingga risiko diabetes semakin naik, tapi itu masih dalam penelitian juga," tambahnya.

Selain itu juga bisa berpengaruh pada kondisi panas di beberapa lokasi di tubuh, semakin tinggi suhunya berpengaruh terhadap faktor inflamasi tubuh yang secara berangsur-angsur juga meningkatkan gangguan terhadap sensitivitas insulin.

"Tapi secara sih kesemuanya ini hubungannya sangat multifaktorial sehingga masih banyak penelitian yang harus kita bacan dan kita evaluasi," jelasnya.

Ia mengatakan diabetes dan perubahan iklim menjadi tanggung jawab besar bagi anak muda, karena 10-20 tahun lagi yang menjadi kontributor terbesar adalah anak muda di masa sekarang.

"Yang terpenting adalah bagaimana kita memulai hal yang simple dari diri kita sendiri, nggak usah pusingin dulu deh orang lain seperti apa tapi bagaimana kita bisa berperilaku lebih sehat," lanjutnya.

Tidak hanya menghadirkan tayangan Learn From Sobat Diabet, dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Dunia 2021 Tropicana Slim juga menghadirkan tayangan Healthy DIY Cooking With Chef Marinka dan Meet The Expert untuk memberi tips dan edukasi kepada diabetesi agar bisa menjaga kadar gula darahnya.

Selain itu Shopee juga mengadakan diskon 70% di Nutrimart Official Store di Shopee agar pelanggan bisa membeli produk-produk sehat Tropicana Slim dengan harga lebih murah. Promo ini berlangsung hingga tanggal 11 April 2021.

(ncm/up)