Kamis, 08 Apr 2021 08:44 WIB

Parah Banget! Wanita Ini Nyamar Jadi Perawat Demi Jual Vaksin Palsu

Ayunda Septiani - detikHealth
Scientists are done research on vaccine in laboratory with test tubes on Covid19 Coronavirus type for discover vaccine. Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/chayakorn lotongkum)
Jakarta -

Seorang wanita menyamar menjadi perawat di Brasil terancam dibui belasan tahun setelah diduga memberikan vaksin COVID-19 palsu ke perusahaan dan menghasilkan keuntungan hingga Rp 80 juta.

Dikutip dari laman The Sun, perawat bernama tersebut Claudia Monica Pinheiro Torres dituduh menyamar sebagai perawat dan memberikan suntikan vaksin COVID-19 palsu kepada pengusaha seharga Rp 1,5 juta per suntikan di Belo Horizonte, Brasil.

Polisi Federal, yakin perawat palsu tersebut telah memberikan suntikan vaksin COVID-19 palsu kepada setidaknya pada 57 orang bulan lalu.

Perempuan yang berprofesi sebagai pengasuh lansia ini berpura-pura menjadi perawat meski tidak ada catatan mengenai dirinya di Dewan Keperawatan Daerah Minas Gerais.

Rekaman CCTV menunjukkan, Torres mengenakan baju perawat dan memasuki sebuah rumah mewah pada 17 Maret lalu, di mana diyakini memberikan saline alih-alih vaksin kepada pengusaha kaya.

Menurut outlet media setempat, ada catatan dia memasuki properti di lingkungan Gutierrez, di wilayah barat ibu kota pada 5 dan 22 Maret lalu.

Selain mengunjungi rumah-rumah mewah, Torres disebutkan juga telah memberikan suntikan vaksin kepada 40 orang lainnya di garasi bus perusahaan.

Wanita tersebut pun dituduh memalsukan, merusak, atau mengubah produk yang dimaksudkan untuk tujuan terapeutik atau pengobatan.

Awal pekan ini sebuah laporan yang dilihat oleh TV Globo menegaskan bahwa cairan yang ditemukan di rumah wanita itu sebenarnya adalah garam, bukan vaksin.



Simak Video "Apakah Tubuh Jadi Kebal COVID-19 Setelah Divaksin? "
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/up)