Jumat, 09 Apr 2021 12:30 WIB

Tak Melulu Terkait Vaksin, Kondisi Ini Juga Bisa Sebabkan Pembekuan Darah

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
ROME, ITALY - MARCH 05: A healthcare worker of the Italian Army prepares doses of the AstraZeneca COVID-19 vaccine, as part of COVID-19 vaccinations plan for the military personnel, on March 5, 2021 in Rome, Italy. The Italian government blocked the shipment of 250,000 doses of the Oxford/AstraZeneca vaccine developed by the Anglo-Swedish group and produced in a factory near Rome. This is the first time that a European country has applied new rules to control vaccine exports, adopted in January. (Photo by Antonio Masiello/Getty Images) Vaksin COVID-19 AstraZeneca. (Foto: Getty Images/Antonio Masiello)
Jakarta -

Vaksin COVID-19 AstraZeneca masih hangat diperbincangkan menyusul bukti laporan dari Badan Obat Eropa (EMA) terkait efek sampingnya. Dalam laporan tersebut, terdapat adanya kasus pembekuan darah usai vaksinasi yang terjadi di kelompok usia dewasa.

Meski begitu, kasus pembekuan darah tidak selalu disebabkan karena pemberian vaksin seperti kasus AstraZeneca ini. Pembekuan darah juga bisa terjadi karena adanya penyebab kesehatan lainnya.

Menurut Ketua Komnas KIPI Prof Hindra Hingky Irawan, z bisa terjadi pada setiap orang. Salah satunya karena penyakit demam berdarah.

"Jadi kejadian pembekuan darah, kejadian trombosit rendah itu bukan hanya terjadi pada yang divaksin. Tiba-tiba pembekuan darah, tiba-tiba menyumbat di otak, tidak selalu disebabkan oleh vaksin, jumlah trombosit menurun disebabkan oleh demam berdarah juga bisa," kata Prof Hindra pada detikcom, Jumat (9/4/2021).

Selain demam berdarah, infeksi virus juga bisa menyebabkan pembekuan darah. Prof Hindra menegaskan jika pembekuan darah disebut berkaitan dengan vaksin, harus ada dua bukti yang terkait yaitu jarak waktu penyuntikan dan gejala yang muncul.

"Ada itu kaitannya dua minggu vaksinasi, dan ada penyakit lain atau nggak, ada penyakit demam berdarah atau nggak, ada infeksi virus atau nggak. Nah kalau nggak ada penyebab-penyebab lain, dan pembekuan darah terjadi dalam 2 minggu itu diduga terkait vaksinasi," jelasnya.

Prof Hindra juga menyebutkan beberapa gejala yang muncul jika terjadi pembekuan darah usai vaksinasi. Gejala ini bisa terlihat 2 minggu pasca orang tersebut divaksinasi.

"Kalau ada sakit perut, nyeri di tungkai, kalau pusing dan diobati nggak sembuh-sembuh, lakukan pemeriksaan ke dokter,"

Adapun beberapa gejala lain yang mungkin muncul jika terjadi pembekuan darah, yaitu:

  • Sakit dada
  • Kesulitan bernapas
  • Bengkak di tungkai


Simak Video "Alasan WHO Akhirnya Luluh soal Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)