Minggu, 11 Apr 2021 05:38 WIB

Round Up

Fakta-fakta Reinfeksi COVID-19 Seperti Dialami Maia Estianty

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Maia Estianty saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk Maia Estianty (Foto: Palevi S/detikHOT)
Jakarta -

Artis Maia Estianty mengaku sempat mengalami reinfeksi atau positif COVID-19 untuk kedua kalinya. Berbeda dengan kesempatan pertama pada Desember 2020 yang asimptomatis, kali ini ia bergejala. Ia mengalami gejala ringan.

"Jadi agak sedikit tenggorokan gatal, meski sedikit, tapi itu ada gejala. Belum batuk sih aku, cuma gatal, tapi enggak gatal-gatal banget. Yang aku pikir biasa saja, tapi ternyata itu gejala dari COVID-19," katanya dalam akun YouTube miliknya.

Maia meyakini dirinya kembali positif usai berpelukan dengan orang yang ternyata terinfeksi virus Corona.

Fenomena dua kali terinfeksi COVID-19 atau reinfeksi ini masih belum banyak diteliti. Namun, tidak menutup kemungkinan fenomena ini bisa meningkat seiring dengan pandemi yang masih melanda saat ini.

Kenapa orang bisa dua kali terinfeksi COVID-19?

Dikutip dari WebMD, virus Corona juga mengalami perubahan seperti virus pada umumnya. Itu akan berpengaruh pada gen dari virus tersebut yang membuatnya bisa menyerang sel tubuh.

Perubahan itu juga bisa membantu virus untuk menghindar dari antibodi. Jika hal itu terjadi, orang yang sudah sembuh dari COVID-19 pun bisa mengalami reinfeksi, terutama yang memiliki respons kekebalan yang lemah.

Siapa saja yang berisiko mengalami reinfeksi?

Menurut Kepala Epidemiologi dan Genomik Mikroba di Otoritas Kesehatan Nasional Luksemburg, Joel Mossong, orang yang berisiko mengalami reinfeksi adalah yang mengalami gejala ringan saat infeksi pertama. Ini mungkin terjadi karena respons antibodi tidak berkembang dengan baik saat infeksi sebelumnya.

"Hal ini sama seperti yang berlaku untuk mereka yang mengalami imunosupresi dan tidak akan meningkatkan respons imun terhadap infeksi pertama," jelas Mossong yang dikutip dari The BMJ, Sabtu (10/4/2021).

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Studi: Hanya 0,65% Pasien COVID-19 yang Alami Reinfeksi"
[Gambas:Video 20detik]