Minggu, 11 Apr 2021 18:27 WIB

Laju Vaksinasi Tinggi, Kenapa Kasus Corona India Cetak Rekor Lagi?

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Otoritas India melaporkan lebih dari 73 ribu kasus virus Corona dalam sehari di wilayahnya. Total kasus Corona di India semakin mendekati angka 7 juta kasus. India melaporkan rekor penambahan kasus Corona pada hari Minggu (11/4/2021). (Foto ilustrasi: AP Photo)
Jakarta -

India melaporkan rekor penambahan kasus Corona tertinggi yakni 152.879 kasus pada hari Minggu (11/4/2021) waktu setempat. Ini merupakan rekor yang tercatat keenam kalinya dalam sepekan terakhir.

Dikutip dari Reuters, kasus baru Corona di India terus menunjukkan peningkatan semenjak negara itu melaporkan lebih dari 100.000 kasus dalam sehari pada hari Senin (5/4/2021). Sebelumnya India juga mencatat rekor kasus baru sebanyak 145.384 kasus pada hari Sabtu (10/4/2021).

Kementerian Kesehatan India juga melaporkan 839 kematian akibat COVID-19 pada hari Minggu. Disebutkan, ini merupakan kasus kematian tertinggi semenjak lima bulan terakhir.

Tingginya kenaikan kasus ini terjadi di tengah gencarnya pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di negara itu. Terhitung India telah memberikan 100 juta dosis vaksin Corona kepada warganya sejak pertengahan Januari lalu.

Dengan jumlah tersebut, India menjadi salah satu negara dengan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tercepat di dunia, selain Amerika Serikat dan China.

Kenapa kasus Corona di India terus meningkat meski cakupan vaksinasinya sudah tinggi?

Menurut Perdana Menteri India Narendra Modi, lonjakan kasus Corona di negaranya berawal dari kerumunan yang terjadi pada saat kampanye pemilu dan festival keagamaan. Terlebih banyak warga yang tak memakai masker dalam dua acara tersebut.

"Pertemuan massal untuk pemilihan dan acara keagamaan telah mempercepat penularan COVID, di mana kita semua bertanggung jawab sampai batas tertentu," kata Sonia Gandhi, ketua partai oposisi dalam sebuah kongres di India.

Selain itu, sudah banyak sektor bisnis di india yang sudah dibuka sejak Februari lalu, sehingga mobilitas di negara itu menjadi makin tinggi.



Simak Video "Status Pandemi Dicabut WHO Bila Covid-19 di Sejumlah Benua Terkendali"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/up)