Kamis, 27 Mei 2021 11:31 WIB

Kasus Corona di India Turun, Puncak Gelombang Tsunami Sudah Lewat?

Firdaus Anwar - detikHealth
Jumlah kasus COVID-19 di India terus meroket hingga tembus angka 24 juta. Informasi yang salah mengenai virus Corona pun melonjak seiring dengan meningkatnya jumlah kematian akibat COVID-19 COVID-19 di India. (Foto: AP Photo/Channi Anand)
Jakarta -

India dalam sebulan terakhir diketahui dilanda krisis gelombang tsunami COVID-19. Angka kasus harian pernah melebihi 400.000 dengan rekor kematian mencapai sekitar 4.500 per hari.

Namun, dalam beberapa hari terakhir kasus baru COVID-19 di India dilaporkan mulai turun. Bahkan untuk pertama kalinya pada hari Senin (24/5/2021), kasus baru turun di angka 200.000 sejak 14 April.

Sebagian ahli percaya data menunjukkan gelombang kedua COVID-19 di India sudah mulai reda. Hanya saja ada catatan bahwa kondisinya tidak sama untuk semua negara bagian.

Ini karena meski kasus Corona di beberapa kota besar sudah turun, tingkat kematian dan infeksi aktif masih relatif tinggi. Ada kekhawatiran virus sebetulnya menyebar luas di daerah, namun karena kemampuan pelacakan kasus yang terbatas jadi tidak terdeteksi.

"Cerita di tingkat nasional menutupi yang terjadi di daerah pedesaan India. Ini masih tidak terlihat," ungkap ahli model matematika Murad Banaji seperti dikutip dari AFP, Kamis (27/5/2021).

"Masyarakat desa seringnya tidak menghiraukan demam dan nyeri tubuh. Sebelum kerabat menyadari yang terjadi, pasien sudah meninggal duluan... Hanya ada testimoni kematian dan tangisan wanita dan anak-anak di pedesaan," komentar anggota LSM Vidya Dham Samiti, Raja Bhaiya.



Simak Video "Cerita Jurnalis India Menyaksikan Kekacauan Tsunami COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)