Senin, 12 Apr 2021 15:24 WIB

China Akui Vaksin Corona Kurang Manjur, Ini Tanggapan Kemenkes RI

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
BEIJING, CHINA - SEPTEMBER 05:  A booth displaying Chinas Sinovac Biotech Ltd. shows a COVID-19 vaccine candidate during the 2020 China International Fair for Trade in Services (CIFTIS) at Beijing Olympic Park on September 5, 2020 in Beijing, China. As China recovers from the COVID-19 epidemic, about 2,000 Chinese and foreign enterprises will participate and showcase their newest technology in public health and digital technology in the China International Fair for Trade in Services.  (Photo by Lintao Zhang/Getty Images) Foto: Getty Images/Lintao Zhang
Jakarta -

Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi menanggapi isu kemanjuran vaksin Corona China rendah. Nadia menegaskan vaksin Sinovac masih efektif untuk mencegah penularan.

"Vaksin Sinovac yang saat ini kita gunakan masih cukup efektif untuk menekan laju penularan. Dari uji klinis di Unpad pun angka pembentukan antibodi yang muncul selama uji klinis tahap 3 yakni 95-99 persen artinya sudah sangat baik," jelasnya dalam konpers Kementerian Kesehatan RI Senin (12/4/2021).

Dalam uji klinis tahap 3 yang dilakukan di Bandung, Jawa Barat, hasil efikasi vaksin Corona Sinovac sebesar 65,3 persen. Vaksin Sinovac juga sudah mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Jadi kita tunggu saja kelanjutannya. Sementara kita jangan menyia-nyiakan kesempatan untuk mendapatkan proteksi dengan tidak mendapatkan vaksin yang saat ini kita miliki," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit China membeberkan bahwa vaksin Corona buatan negaranya kurang manjur untuk mencegah virus Corona. Pihaknya tengah mempertimbangkan untuk mencampur beberapa vaksin COVID-19 untuk meningkatkan kemanjuran.

"Vaksin yang tersedia saat ini tidak memiliki tingkat perlindungan yang sangat tinggi," ucap Gao Fu, Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, mengatakan dalam sebuah konferensi di Chengdu, dilaporkan Reuters, Minggu (11/4/2021).



Simak Video "Kemenkes Pastikan Efikasi Sinovac di Indonesia Penuhi Standar"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)