Kamis, 15 Apr 2021 16:06 WIB

Uji Vaksin Nusantara dr Terawan Pindah RSPAD, RS dr Kariadi Tak Dipamiti?

Angling Adhitya Purbaya - detikHealth
vaksin nusantara RS dr Kariadi Semarang menjadi site research uji klinis fase 1 vaksin nusantara (Foto: Angling/detikHealth)
Semarang -

Penelitian vaksin Nusantara disebut tetap lanjut mesti belum mendapat restu Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Pihak RSUP dr Kariadi Semarang menegaskan sudah tidak terlibat lagi sebagai site research vaksin nusantara.

Sebelumnya, RS dr Kariadi Semarang memang menjadi tempat uji klinis fase I vaksin Corona berbasis sel dendritik besutan Terawan Agus Putranto tersebut. Namun karena BPOM tak kunjung mengeluarkan izin untuk melanjutkan ke fase II, RS dr Kariadi mengajukan setop.

"Memang sudah tidak ada lagi di Kariadi. Iya, disetop," kata Parna, Humas RS dr Kariadi, saat dihubungi wartawan, Kamis (15/4/2021).

Belakangan, beredar kabar uji klinis fase II vaksin nusantara dilanjutkan di RSPAD Gatot Soebroto. Pengambilan darah dari sejumlah relawan uji klinis telah dilakukan.

Ia menjelaskan memang tidak ada arahan untuk memberikan keterangan pers soal tanggapan RSUP dr Kariadi terkait geger Vaksin Nusantara. Namun kenyataannya, di sana memang sudah tidak ada praktik apapun terkait vaksin dengan metode sel dendritik itu.

"Kariadi tidak dipamiti. Tidak ketempatan lagi untuk penelitian," ujarnya.

Sebelumnya, juru bicara vaksinasi COVID-19 BPOM Lucia Rizka Andalusia menegaskan penelitian vaksin Nusantara besutan eks Menkes Terawan Agus Putranto bisa saja lanjut meski tak mendapat izin BPOM. Namun, konsekuensinya tak bisa mendapat izin edar.

BPOM hingga kini tak memberikan izin kelanjutan uji vaksin Nusantara karena ada beberapa catatan. Salah satunya, dalam uji vaksin Fase I didapati 71,4 persen dari atau 20 dari 28 relawan mengalami kejadian tidak diinginkan.

Hari Rabu kemarin Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, mengikuti pengambilan sampel darah untuk uji vaksin Nusantara. Dia merasa bangga menjadi bagian dari proses uji klinis karya anak bangsa tersebut.

"Saya ini lahir di sini, makan di sini, minum di sini, diberi ilmu di sini, dan dididik sebagai seorang prajurit di bumi pertiwi. Kemudian ada hasil karya putra Indonesia yang terbaik kemudian uji klinik, kenapa tidak saya. Apapun saya lakukan untuk bangsa dan negara ini," ujar Gatot setelah menjalani pengambilan darah untuk vaksin Nusantara di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu (14/4/2021).



Simak Video "Kontroversi Vaksin Nusantara Gagasan Eks Menkes Terawan"
[Gambas:Video 20detik]
(alg/up)