Senin, 19 Apr 2021 07:32 WIB

Varian Corona Mutan Ganda dan Kotak Pandora yang Terbuka di India

Firdaus Anwar - detikHealth
Otoritas India melaporkan lebih dari 73 ribu kasus virus Corona dalam sehari di wilayahnya. Total kasus Corona di India semakin mendekati angka 7 juta kasus. Pandemi Corona di India. (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Lonjakan kasus COVID-19 di India diyakini berkaitan dengan varian virus Coroan B1617 yang memiliki dua mutasi kunci. Para dokter melihat kondisi wabah COVID-19 kali ini lebih parah dibandingkan tahun lalu.

Tenaga medis yang kelelahan menjelaskan harus menolak ratusan pasien dari rumah sakit (RS) yang penuh setiap hari. Sementara laporan media setempat menunjukkan kondisi tempat tidur rumah sakit yang penuh, pasien di lantai ruang tunggu, dan ambulans mengantre.

Di kota Raipur rekaman video menunjukkan jenazah yang menumpuk, tak bisa dikuburkan dengan cepat. Sementara krematorium di Provinsi Gujarat terus bekerja sampai pada titik penyangga metalnya meleleh karena banyak jenazah yang harus dibakar.

"Tahun lalu tidak separah ini. Sekarang jumlahnya begitu banyak dan meningkat dengan sangat-sangat cepat, jadi kondisinya memang mengkhawatirkan," komentar Direktur Medis RS Lok Nayak Jai Prakash Narayan, Suresh Kumar, seperti dikutip dari Telegraph pada Senin (19/4/2021).

Varian B1617 menjadi perhatian karena mengandung mutasi kunci E484Q dan L452R. Mutasi ini sebelumnya tidak pernah terdeteksi ada secara bersamaan dan diyakini virolog bisa membuat virus jadi lebih mudah menular dan menyebabkan reinfeksi.

"Saya yakin kini melihat mutasi yang lebih kuat. Banyak pasien terdeteksi negatif, tapi sebenarnya secara klinis mereka positif. Kotak pandora wabah ini sudah terbuka," kata Direktur Medis RS Dharamveer Solanki, Pankaj Solanki.

"Kondisi pasien memburuk dengan lebih cepat, kami melihat lebih banyak kasus badai sitokin, dan pasien yang lebih muda. Gejalanya kali ini lebih sulit dihadapi," lanjut Pankaj.

Varian B1617 diyakini sudah menyebar luas. Pada periode Januari-Maret sebanyak 61 persen kasus COVID-19 di Provinsi Maharashtra disebut karena varian Corona ini.

Inggris juga melaporkan sudah ada lebih dari 70 kasus B1617 yang ditemukan di wilayahnya.



Simak Video "India Tak Ingin B1617 Disebut 'Varian Corona India'"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)