Selasa, 20 Apr 2021 18:59 WIB

Waspadai Varian 'Mutan Ganda' B1617 dari India, Ini Langkah RI

Vidya Pinandhita - detikHealth
Coronavirus. COVID-19. Copy space. 3D Render Foto: Getty Images/BlackJack3D
Jakarta -

Virus Corona varian B1617 dari India jadi sorotan karena memiliki mutasi ganda. Indonesia mengantisipasi masuknya varian ini dengan beberapa strategi.

Hingga hari ini, varian Corona B1617 disebut belum ditemukan di Indonesia. Akan tetapi sebagai pencegahan, Satgas COVID-19 menerapkan sejumlah prosedur khusus untuk pelaku perjalanan luar negeri yang masuk ke RI.

"Sampai saat ini varian B1617 tidak ditemukan pada sampel yang digunakan untuk whole genome sequencing sampai dengan tanggal 19 April 2021," ujar juru bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dalam konferensi pers virtual, Selasa (20/4/2021).

Ia menjelaskan, kondisi tersebut perlu dipertahankan tak lain dengan mencegah imported case dari pelaku perjalanan internasional. Hal tersebut diatur dalam surat edaran Satgas Nomor 8 Tahun 2021.

"Untuk membendung imported case yang merupakan bagian dari pengendalian COVID-19 yang berjenjang di Indonesia maka sudah diatur pelarangan arus masuk pelaku perjalanan internasional baik beberapa WNA yang memenuhi syarat maupun WNI dari luar negeri," imbuhnya.

Berikut syarat pelaku perjalanan internasional masuk Indonesia yang dipaparkan prof Wiku, Selasa (20/4/2021):

  • Membawa surat hasil PCR negatif COVID-19 dari negara asal.
  • Melakukan tes PCR 2 kali.
  • Melakukan karantina 5 hari di antara 2 tes PCR yang dilakukan di dalam negeri.


Simak Video "Mutasi COVID-19 Melonjak, Inggris Tambahkan India ke Daftar Merah"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)