Rabu, 21 Apr 2021 16:25 WIB

Tips Biar Nggak 'Barbar' Kalap Makan saat Buka Puasa

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
kalap makan cover Barbar kalap makan saat berbuka (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Selama bulan Ramadhan, umat Islam yang berpuasa harus menahan lapar dan haus selama lebih dari 12 jam. Hal ini membuat sebagian orang mungkin kalap saat berbuka puasa atau makan berlebihan.

Namun, makan terlalu banyak dalam satu waktu bisa berdampak buruk pada kesehatan. Dikutip dari Healthline, itu bisa menyebabkan perut kembung, membebani sistem pencernaan, bahkan bisa meningkatkan risiko penyakit diabetes.

Selain itu, makan terlalu banyak juga bisa membuat seseorang merasa lapar lebih cepat. Tentunya hal itu harus dihindari selama berpuasa.

Untuk mencegah makan berlebihan saat berbuka puasa, berikut tips-tips yang bisa dicoba dikutip dari WebMD.

1. Perhatikan makanan yang dikonsumsi

Pertama, makanan yang akan dikonsumsi juga harus diperiksa. Saat berbuka, sebaiknya langsung mengkonsumsi karbohidrat kompleks seperti pada nasi merah, roti, oatmeal, dan gandum.

Makanan dengan karbohidrat yang kompleks bisa membantu lebih cepat kenyang, sehingga tidak makan berlebihan. Selain itu, mengkonsumsi makanan berserat tinggi seperti buah-buahan dan sayuran yang bisa membuat kenyang lebih lama.

2. Makan pelan-pelan

Makan dengan perlahan bisa menstimulasi tubuh untuk merasa kenyang lebih cepat. Dikutip dari WebMD, mengunyah makanan secara perlahan akan membuat tubuh sadar bahwa dirinya belum cukup makan.

Makan terlalu cepat juga hanya akan membuat seseorang mengkonsumsi lebih banyak makanan dari yang seharusnya. Ini karena tubuh tidak sempat menyadari makanan yang telah masuk ke dalam perut.

3. Hindari makanan asin atau pedas

Mengkonsumsi makanan yang terlalu asin atau pedas saat berbuka bisa membuat seseorang lebih cepat merasa haus. Untuk itu, hindari kedua makanan tersebut agar tidak terlalu banyak minum air.

Minum terlalu banyak air bisa membuat perut kembung dan terasa tidak nyaman. Selain itu, makanan lain yang terlalu asin atau pedas biasanya tinggi kadar garamnya, sehingga tidak baik untuk tubuh.



Simak Video "Ngajarin Anak Puasa Lebih Mudah Daripada Ngajarin Matematika"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)