Senin, 26 Apr 2021 18:30 WIB

Tak Cuma AstraZeneca, RI Juga Dapat Tambahan 10-15 Juta Vaksin Sinovac

Ayunda Septiani - detikHealth
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan pers terkait kedatangan vaksin COVID-19 Sinovac setibanya dari Beijing di Terminal Cargo Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (18/4/2021). Sebanyak enam juta dosis vaksin COVID-19 Sinovac yang dibawa dengan pesawat Garuda Indonesia tersebut, selanjutnya dibawa ke Bio Farma Bandung sebelum didistribusikan ke Kota dan Kabupaten di Indonesia. ANTARA/Muhammad Iqbal/aww. Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL)
Jakarta -

Indonesia mendapat tambahan jatah vaksin COVID-19. Selain tambahan 3,8 juta vaksin AstraZeneca dari GAVI, juga ada 10-15 juta vaksin Sinovac dari China.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebutkan Indonesia akan mendapat tambahan vaksin Corona AstraZeneca sebanyak 3,8 juta dari GAVI. Tambahan vaksin tersebut akan datang nanti malam.

Bukan hanya vaksin AstraZeneca saja yang akan datang, Indonesia juga mendapatkan tambahan vaksin Corona Sinovac. Tambahan vaksin ini merupakan hasil dari diskusi yang dilakukan oleh Presiden Indonesia Jokowi dengan Presiden China Xi Jinping.

"Ada tambahan vaksin Sinovac yang akan masuk, antara 10-15 juta untuk bulan April dan Mei," ujar Menkes.

"Kemarin agak kita rem karena supply-nya kurang. Tapi sekarang supply untuk bulan Mei akan cukup banyak. Untuk itu, segera kita kembalikan jumlah penyuntikannya seperti sebelumnya," pungkasnya.

Disebutkan Menkes Budi, vaksin AstraZeneca yang akan datang nanti malam ini berdasarkan skema dari GAVI.

"Dan pada bulan depan akan datang lagi dua kali 3,8 juta (sekitar 7,6 juta) vaksin," lanjutnya.



Simak Video "Cara Kerja Vaksin COVID-19 di Tubuh Anak-anak dan Orang Dewasa"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/up)