Selasa, 27 Apr 2021 03:00 WIB

Cuma Minum Air Putih saat Sahur Bahaya Nggak Sih? Ini Kata Pakar

Ardela Nabila - detikHealth
Unrecognizable Muslim Woman Offering Glass Of Water To Camera Standing In Modern Kitchen At Home, Wearing Hijab. Healthy Hydration, Drink More Water And Stay Hydrated. Selective Focus, Cropped Foto: Getty Images/iStockphoto/Prostock-Studio
Jakarta -

Menjaga pola makan selama bulan Ramadhan penting dilakukan untuk menjaga agar tubuh tetap berenergi saat beraktivitas seharian sambil berpuasa. Namun, tak sedikit pula yang memanfaatkan waktu berpuasa untuk diet menurunkan berat badan.

Hanya saja, beberapa orang yang memanfaatkan momen bulan Ramadhan untuk diet justru sering kali mengarah ke diet ekstrem. Salah satu contohnya adalah hanya meminum air putih saat sahur.

Menurut ahli gizi Mochammad Rizal, SGz, sebenarnya tidak masalah apabila seseorang tidak mengonsumsi apapun saat sahur. Asalkan, kebutuhan kalori hariannya telah mencukupi. Dengan demikian, saat berbuka puasa orang yang sedang diet dan hanya meminum air putih saat sahur harus mengembalikan kebutuhan gizi hariannya ketika berbuka puasa.

Sebab, jika diet dilakukan terlalu ekstrem hingga mengabaikan nutrisi harian, maka berisiko berdampak negatif, seperti risiko anemia dan kekurangan energi serta zat gizi.

"Misalkan sahur itu mau gak makan itu gak masalah asalkan selama total kalori dalam sehari itu cukup. Jadi maksudnya adalah kompensasinya nanti ketika berbuka puasa tetap harus makan cukup, ya. Jangan sampai kekurangan (gizi) karena nanti akan menyebabkan dampak yang negatif," ujar Rizal dalam acara e-Life dengan tema 'Puasa Bikin Kurus atau Gemuk?', Jumat (23/4/2021).

Di sisi lain, perlu diingat bahwa orang-orang yang tidak terbiasa dengan pola makan yang seperti itu dan kemudian harus beraktivitas berat di siang hari, maka sahur tanpa mengonsumsi apapun sebaiknya tidak dilakukan.

"Tapi kembali lagi, kalau misalkan temen-temen gak terbiasa dengan sahur yang seperti itu, apalagi misalkan siangnya harus beraktivitas banyak, harus tetap perform di pekerjaan, dan lain sebagainya, apalagi pekerjaan lapangan, otomatis itu nggak bisa dilakukan, ya" jelasnya.

"Tetap yang disarankan adalah makan dengan porsi yang cukup, dengan komposisi karbohidrat, protein, dan semuanya lengkap," imbuh Rizal.

Lebih lanjut, dikutip dari laman Today, ketika seseorang lebih banyak mengonsumsi lebih banyak air saat diet, maka tubuh akan kehilangan banyak nutrisi yang dibutuhkannya.

Selain itu kamu akan cenderung merasa lebih lapar, dan berisiko makan lebih banyak saat berbuka puasa. Akibatnya, berat badan justru akan bertambah dan bukan menurun.



Simak Video "Kunci Puasa Lancar, Ahli Gizi: Penting Makan Sahur"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)