Rabu, 28 Apr 2021 07:30 WIB

ROUND-UP

Tak Terbendung! India Diprediksi Bakal Punya 1 Juta Kasus Aktif COVID-19 Mei 2021

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Jakarta -

Gelombang tsunami COVID-19 di India tak kunjung mereda. Kondisi terus memburuk, infeksi harian Corona di sana melampaui 350 ribu kasus COVID-19.

Begitu juga dengan angka kematian Corona India yang terus melonjak. Lantas kapan ledakan kasus COVID-19 di India akan teratasi?

Menurut para peneliti Indian Institute of Technolog (IIT), badai COVID-19 di India baru mencapai puncaknya di pertengahan Mei 2021. Mereka memprediksi, kasus aktif Corona bisa mencapai 1 juta kasus.

Para peneliti melakukan perhitungan berdasarkan model Susceptible, Undetected, Tested, and Removed Approach (SUTRA), yaitu menghitung jumlah infeksi saat melakukan kontak erat dengan yang lain, serta rasio kasus terdeteksi dan tidak terdeteksi hingga angka paparan populasi pada pandemi.

"Puncak gelombang sekitar 14-18 Mei untuk kasus aktif dan 4-8 Mei untuk kasus infeksi baru. Nilai puncaknya sekitar 3,8 sampai 4,8 juta kasus aktif dan 340.000 sampai 440.000 kasus baru harian," sebut Profesor Maninder Agrawal, dikutip dari Mint.

Diberitakan sebelumnya, 117 orang meninggal karena COVID-19 di India setiap jam. Banyak dari mereka tak selamat sebelum mendapat pertolongan di RS.

Pasalnya, seluruh RS di ibu kota India, New Delhi, sudah penuh dan kehabisan pasokan oksigen. Setiap pasien Corona kelimpungan mencari stok oksigen di saat kondisi sudah semakin kritis.

"Situasinya kritis sekarang. Pandemi ini adalah yang terburuk yang pernah kami lihat sampai sekarang. Dua minggu ke depan akan menjadi neraka bagi kami," ujar dr Shaarang Sachdev dari Rumah Sakit Khusus Perawatan Aakash, dikutip dari Sky News.

(naf/up)