Jumat, 30 Apr 2021 08:57 WIB

Miris, Imbas Tsunami Corona di India, Pria Ini Angkut Jenazah Ibu Pakai Motor

Ayunda Septiani - detikHealth
Kasus Corona di India melonjak, salah satu faktor yang dituding jadi penyebabnya adalah ritual mandi massal, Khumb Mela yang diikuti oleh ratusan ribu orang di Sungai Gangga. Seperti apakah ritual ini? Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: Getty Images)
Jakarta -

Seorang pria di India harus menggendong jenazah ibunya ke tempat kremasi dengan sepeda motor. Hal ini menggambarkan situasi di India yang mengalami lonjakan kasus kematian COVID-19.

Dalam video yang beredar, nampak mayat perempuan diapit oleh anak dan kerabat, saat mereka ingin berangkat ke krematorium.

Dikutip dari laman Time of India, pria tersebut mengungkapkan ibunya meninggal karena terinfeksi virus Corona.

Sang anak menuturkan, ia terpaksa harus menaikkan jenazah ibunya ke sepeda motor karena tidak ada ambulans yang datang.

Selain itu, media lokal melaporkan, perempuan itu bernama G Chenchu, berusia 50 tahun yang berasal dari desa Killoyi.

Anaknya Narendra dan menantunya, Ramesh, awalnya membawanya ke Rumah Sakit Neelaman di Palasa.

Keluarga Chenchu pun kemudian mencoba membawanya ke desa mereka untuk dimakamkan, yang jaraknya sekitar 15 kilometer.

Namun karena tidak ada ambulans yang datang, mayat Chenchu terpaksa diapit oleh Narendra dan Ramesh menggunakan sepeda motor.

Insiden ini merupakan kabar memilukan lain yang terjadi di India, saat gelombang kedua virus Corona menerjang negara tersebut.

Dikutip dari laman Daily Mirror, India mencatatkan lebih dari 200.000 korban meninggal.

Namun banyak pakar yakin, angka kematian India berpopulasi 1,3 miliar itu jauh lebih tinggi dari yang diberikan pemerintah. Dalam foto maupun video beberapa pekan terakhir, nampak masyarakat mengantre untuk mendapatkan oksigen.



Simak Video "Cerita Jurnalis India Menyaksikan Kekacauan Tsunami COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/kna)