Sabtu, 01 Mei 2021 04:30 WIB

Amukan COVID-19 di India Mengganas, Warga Sampai Bikin Oksigen Sendiri

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
A COVID-19 patient attended inside a vehicle at a dedicated COVID-19 government hospital in Ahmedabad, India, Thursday, April 22, 2021. A fire killed 13 COVID-19 patients in a hospital in western India early Friday as an extreme surge in coronavirus infections leaves the nation short of medical care and oxygen. India reported another global record in daily infections for a second straight day Friday, adding 332,730 new cases. The surge already has driven its fragile health systems to the breaking point with understaffed hospitals overflowing with patients and critically short of supplies. (AP Photo/Ajit Solanki) Ilustrasi COVID-19 di India (Foto: AP/Ajit Solanki)
Jakarta -

Amukan 'tsunami' COVID-19 di India memunculkan kelangkaan oksigen untuk pasien. Warga sampai harus bikin oksigen sendiri di rumah kalau tidak mau berebut.

Dikutip dari Reuters, data Google Trends menunjukkan pencarian dengan kata kunci "how to make oxygen at home" melonjak pada 25 April seiring makin memburuknya krisis COVID-19 di India. Konten YouTube yang menggambarkan proses tersebut mendapat ratusan ribu views.

Tentu bukan alasan jika warga ramai-ramai cari tahu, sebab suplai oksigen makin langka karena COVID-19 makin mengganas. Meski begitu, para pakar mengingatkan bahaya membuat oksigen sendiri di rumah.

"Ada metode yang terbukti secara saintifik untuk membuat oksigen medis dengan konsentrator. Cara lain untuk membuatnya di rumah punya banyak risiko seperti menghirup gas beracun dan ledakan," kata A Ravikumar, sekretaris Indian Medical Association untuk Tamil Nadu.

Pakar lain, Tarun Bhatnagar dari ICMR-National Institute of Epidemiology di Chennai menyebut pembuatan oksigen di rumah sebagai metode yang tidak reliabel.

"Pendekatan seperti ini bahkan bisa membahayakan jika menyebabkan perawatan yang tepat malah tertunda," katanya.

Seiring makin melonjaknya jumlah kasus COVID-19 di India, beragam informasi menyesatkan makin banyak beredar. Termasuk di antaranya, sebuah video menunjukkan seseorang menghirup uap dari ketel dan disebut bisa membunuh virus Corona.



Simak Video "Total Kasus Corona India Tembus 18 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)