Rabu, 05 Mei 2021 14:59 WIB

Cerai Setelah 27 Tahun Pernikahan Bill-Melinda Gates, Apa Saja Kemungkinannya?

Vidya Pinandhita - detikHealth
Kenangan Melinda dan Bill Gates Makan Bareng Sebelum Berpisah Foto: Site/Pool
Jakarta -

Setelah 27 tahun menikah, Bill Gates dan Melinda Ann French bercerai sembari bergelimang harta. Pasca meninggalkan Microsoft, Bill berkecimpung dalam dunia filantropi bersama Melinda. Kini, perusahaan yayasan amalnya menjadi salah satu yayasan swasta terbesar di dunia, berfokus pada kesehatan masyarakat.

Perceraian bukan untuk ditebak-tebak, oleh praktisi psikologi sekali pun. Namun, perceraian di usia senja pun bukan hanya dialami Bill dan Melinda. Lantas, mengapa orang berusia lanjut, bahkan dengan usia pernikahan di atas 20 tahun, masih bisa berhadapan dengan gejolak perceraian?

"Perceraian di usia senja boleh dibilang cukup banyak. Ada beberapa klien yang justru mengalami kelelahan terhadap pernikahannya. Bahkan artis-artis Indonesia senior, justru setelah usia masuk di atas 20 tahun (pernikahan) baru cerai. Di awal mereka kelihatan baik-baik saja," ujar psikolog Anastasia Sari Dewi, founder dari pusat konsultasi Anastasia and Associate pada detikcom, Kamis (5/5/2021).

Menurutnya, krisis paruh baya (mid life crisis) adalah salah satu potensi terbesar penyebab perceraian pada pasangan berusia senja.

Seperti kaum muda yang 'galau' ketika beralih dari usia remaja ke dewasa, orang-orang berusia 40 tahun ke atas juga bisa mengalami kegalauan seiring transisinya dari usia produktif ke usia senja.

Rasa bosan kerap membuat orang-orang berusia senja membandingkan kehidupannya dengan orang lain. Urusan hubungan percintaan menjadi salah satu yang paling terimbas.

"Tidak jarang, pengaruh dari mid life crisis ini adalah ketakutan terhadap stagnasi, sesuatu yang menetap, bosan, jenuh, burn out kalau orang kerja. Transisi pada usia paruh baya ini memang tidak semua mengalami. Tapi banyak juga yang mengalami dia tidak nyaman dengan diri sendiri, akhirnya membandingkan diri dengan orang lain," imbuh Sari.

Lainnya, kondisi fisik bisa melatarbelakangi perceraian di usia senja. Menjelang usia lanjut, seseorang akan mengalami perubahan fisik. Banyak aspek kehidupan, termasuk urusan percintaan, perlu beradaptasi dengan perubahan tersebut.

"Obsesi terhadap penampilan itu juga berpengaruh ya, cukup menaik-nurunkan mood-nya. Secara, fisik banyak mengalami penurunan. Stres secara emosional banyak faktor yang terjadi. Seperti yang kita tahu, ada yang namanya puber kedua, menopause di usia-usia segini, sehingga mengacaukan mood dan sebagainya kalau dari awal tidak sungguh-sungguh 1 frekuensi," pungkasnya.



Simak Video "Efek Panjang Pada Anak Jika Orang Tua Bercerai"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)