Kamis, 06 Mei 2021 21:39 WIB

Belum Selesai Gelombang Kedua, India Dihantui Gelombang Ketiga COVID-19!

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
FILE - In this April 30, 2021, file photo, health workers attend to COVID-19 patients at a makeshift hospital in New Delhi, India. COVID-19 infections and deaths are mounting with alarming speed in India with no end in sight to the crisis. People are dying because of shortages of bottled oxygen and hospital beds or because they couldn’t get a COVID-19 test. (AP Photo/File) Foto: AP/
Jakarta -

Belum selesai diterpa tsunami COVID-19 gelombang kedua, India diminta bersiap untuk menghadapi gelombang ketiga pandemi COVID-19 atau third wave.

Kepala penasihat ilmiah pemerintah India, K Vijay Raghavan, mengatakan negara tersebut harus siap menghadapi gelombang Corona baru. Menurutnya, hal ini tidak bisa dihindari dan belum pasti kapan datangnya.

"Gelombang ketiga tidak bisa dihindari, mengingat betapa tingginya virus yang beredar. Namun, belum jelas kapan gelombang tiga ini akan terjadi. Kita harus bersiap menghadapi gelombang baru itu," kata Raghavan yang dikutip dari France24, Kamis (6/5/2021).

Saat ini, India masih terus berjuang untuk mengatasi second wave atau gelombang kedua pandemi COVID-19. Bahkan para ahli berpendapat bahwa negara tersebut belum mencapai puncak dari second wave dalam beberapa pekan ke depan.

Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya kasus infeksi, RS di beberapa wilayah India kekurangan tempat tidur, serta alat bantu oksigen untuk pasien. Hal ini membuat India membutuhkan lebih banyak alat oksigen dari negara lain untuk mengatasi lonjakan kasus hingga stabil.

"Kami tidak memiliki cukup oksigen. Jika kita bisa mendapatkan lebih banyak oksigen, lebih banyak nyawa yang akan diselamatkan," ujar seorang pejabat tinggi pemerintahan setempat.

Beberapa hari terakhir, sejumlah kiriman alat oksigen dan peralatan medis lainnya datang dari beberapa negara yaitu Amerika Serikat, Prancis, Inggris, Rusia, dan negara-negara lainnya. Sebelum adanya bantuan ini, banyak pasien yang harus meninggal di jalanan karena tidak mendapatkan tempat tidur di RS.

Di ibukota India, New Delhi, banyak RS yang mulai kekurangan stok oksigen sejak dia pekan lalu. Tak hanya itu, sejumlah RS di Kolkata, Bangalore, dan kota besar lainnya juga melaporkan kekurangan alat medis yang serius.



Simak Video "Cerita Jurnalis India Menyaksikan Kekacauan Tsunami COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)