Rabu, 12 Mei 2021 15:15 WIB

Di Indonesia, Usia Muda Ternyata yang Paling Ragu Divaksin Corona

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Sejumlah pedagang di Thamrin City menjalani vaksinasi COVID-19 hari ini. Program vaksinasi yang menarget 2000 peserta itu akan digelar selama dua hari. Usia muda di Indonesia disebut paling ragu divaksin Corona. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Kementerian Kesehatan RI membuat survei tentang tingkat kedisiplinan protokol kesehatan dan kesediaan program vaksinasi. Dalam hasil survei tersebut, anak muda cenderung ragu terima vaksin Corona.

Survei ini dilakukan oleh University of Maryland dengan kemitraan bersama Facebook. Survei digelar pada 10 Januari hingga 31 Maret 2021, dengan melibatkan 178.988 responden.

Dari hasil tersebut didapatkan 80,8 persen masyarakat RI bersedia divaksin, dan 19,2 persen masih ragu.

"Dari kelompok demografis utama, keragu-raguan vaksin di Indonesia paling bervariasi antar kelompok umur. Secara khusus, kelompok usia termuda adalah kelompok yang paling ragu akan vaksin, dengan kelompok usia 18-24 tahun sebesar 20,9 persen dan usia 25-34 tahun sebesar 21,4 persen," bunyi laporan tersebut dikutip dari laman resmi Kemenkes, Rabu (12/5/2021).

Jika dibandingkan antar provinsi, Riau dan Sumatera Selatan memiliki keragu-raguan vaksin tertinggi di antara kelompok usia 18-24 tahun masing-masing sebesar 32,1 persen dan 31,7 persen, sedangkan Banten dan Bali memiliki keragu-raguan vaksin yang paling rendah di antara kelompok usia ini masing masing sebesar 14,8 persen dan 13,3 persen.

Dari orang dewasa yang ragu-ragu terhadap vaksin di Indonesia, 49,2 persen mengkhawatirkan efek samping dan 34,9 persen ingin menunggu dan melihat situasi dulu sebagai alasan utama keraguan.

Sekretaris Jenderal, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Oscar Primadi menyambut baik hasil survei tersebut, terlebih tingkat keraguan masyarakat pada vaksin cenderung menurun.

"Keraguan masyarakat untuk mendapatkan vaksin telah menurun dari 28,6% menjadi 19,2% selama periode Januari-Maret 2021 ini. Hal ini menunjukkan bahwa program kami untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksin ini berjalan dengan baik," paparnya.



Simak Video "Pemerintah Minta Produsen Vaksin Covid-19 Penuhi Target Pengiriman"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)