Kamis, 13 Mei 2021 16:03 WIB

5 Fakta di Balik Ratusan Jenazah Diduga Corona Ngambang di Sungai India

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Kasus Corona di India melonjak, salah satu faktor yang dituding jadi penyebabnya adalah ritual mandi massal, Khumb Mela yang diikuti oleh ratusan ribu orang di Sungai Gangga. Seperti apakah ritual ini? Foto: Getty Images
Jakarta -

Lonjakan kasus COVID-19 di India berdampak besar pada sistem pelayanan kesehatan di negara tersebut. Ini terlihat pada penuhnya rumah sakit, kurangnya stok oksigen, hingga krematorium yang sudah tidak mampu menampung jenazah untuk dikremasi.

Belum lama ini, India juga digemparkan dengan penemuan puluhan hingga ratusan jenazah di Sungai Gangga. Diduga itu adalah jenazah para pasien Corona.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut beberapa fakta soal penemuan ratusan jenazah di pantai dan sungai di India.

Ditemukan di Sungai Gangga

Sebelumnya, sekitar 40 jenazah ditemukan di Sungai Gangga, India. Tetapi, masih belum jelas dari mana asal jenazah tersebut.

Namun, laporan media setempat menduga mereka adalah korban COVID-19 yang sengaja dihanyutkan. Di sana, ada kepercayaan mengkremasi dan menghanyutkan jenazah di Sungai Gangga bisa meningkatkan derajat orang tersebut di kehidupan berikutnya.

Kekurangan kayu bakar dan biaya yang tinggi

Akibat tingginya permintaan kremasi, pasokan kayu bakar terus berkurang. Hal ini menjadi alasan lain jenazah-jenazah tersebut dihanyutkan di Sungai Gangga.

"Rumah sakit swasta menguras masyarakat. Warga biasa sudah tidak punya uang untuk membayar pemangku dan melaksanakan kremasi di tepi sungai. Mereka meminta uang 2.000 rupee (sekitar Rp 39.000) hanya untuk mengeluarkan jenazah dari ambulans," ungkap salah satu warga Chandra Mohan, seperti dikutip dari BBC pada Selasa (11/5/2021).

"Sungai ini jalan terakhir. Jadi orang-orang menghanyutkan jenazah dengan begitu saja," lanjutnya.

Penemuan jenazah di Sungai Gangga masih diselidiki

Pasca penemuan sejumlah jenazah yang mengambang di Sungai Gangga, pihak berwenang setempat masih terus menyelidikinya. Namun, hal itu masih sangat sulit.

"Saat ini sangat sulit bagi kami untuk mengatakan dari mana mayat-mayat ini berasal," kata M P Singh, pejabat tinggi pemerintah di distrik Ghazipur, di Uttar Pradesh.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Gerak PBB Bantu India Hadapi Tsunami COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]