Jumat, 14 Mei 2021 12:54 WIB

COVID-19 India Tembus 24 Juta Kasus, Varian 'Mutan' B1617 Makin Mendunia

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Pasien Covid-19 di Ahmedabad, India harus mengantre berjam-jam di dalam ambulans untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit. Penumpukan pasien ini imbas lonjakan kasus Corona di India yang angkanya melebihi 300 ribu kasus baru perhari. Ilustrasi COVID-19 di India (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Jumlah kasus COVID-19 di India terus meroket, saat ini telah menembus angka 24 juta. Sementara itu, varian B1617 yang populer dengan sebutan 'mutan ganda' makin mendunia.

Varian yang pertama kali diidentifikasi di India tersebut kini ditemukan juga di 8 negara Amerika, termasuk Kanada dan Amerika Serikat. Indonesia, sejauh ini melaporkan 10 kasus dengan varian B1617.

"Varian tersebut punya kapasitas lebih besar untuk menular, tapi sejauh ini kamu belum menemukan konsekuensi kolateral," kata Jairo Mendez, pakar penyakit menular organisasi kesehatan dunia WHO, dikutip dari Reuters, Jumat (14/5/2021).

"Satu-satunya kekhawatiran adalah mereka menular lebih cepat," katanya.

3 Varian Berbahaya COVID-19 Sudah Ada di Indonesia, Ini Sebarannya3 Varian Berbahaya COVID-19 Sudah Ada di Indonesia, Ini Sebarannya Foto: infografis detikHealth

Inggris juga mencemaskan penularan virus Corona B1617 asal India. Dalam sepekan, jumlah kasusnya berlipat ganda menjadi 1.313 kasus di seluruh Inggris.

"Kami sangat cemas tentang ini, ini telah menyebar," kata Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.

India dalam 24 jam terakhir mencatatkan 4 ribu kematian dan 343 ribu kasus baru. Ini merupakan ketiga kalinya berturut-turut kematian di India mencapai 4 ribu kasus perhari.



Simak Video "Cerita Jurnalis India Menyaksikan Kekacauan Tsunami COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)