Minggu, 16 Mei 2021 13:01 WIB

2.000 Jenazah Corona Diperkirakan Telah Hanyut di Sungai Gangga

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Jakarta -

Kementerian dalam negeri India mengungkapkan bahwa hampir 2.000 jenazah telah diambil dari Sungai Gangga oleh berbagai administrasi distrik di Uttar Pradesh dan Bihar dalam satu minggu terakhir ini.

Dikutip dari media lokal India Bhaskar, orang-orang yang tinggal di dekat Sungai Gangga di Uttar Pradesh telah menyaksikan pemandangan mengerikan dari mayat-mayat yang terbawa arus sungai.

Lebih dari 2.000 mayat ditemukan di 1.140 km di tepi Sungai Gangga yang tersebar di beberapa distrik di Uttar Pradesh, demikian dilaporkan media Hindi Daily.

Sesuai laporan, 350 mayat ditemukan terkubur di dekat Mahadevi Ganga Ghat di Kannauj. Sumber mengatakan bahwa pemerintah menutupi jenazah dengan meletakkan tanah di atasnya.

Para pejabat mengatakan bahwa mayat-mayat ini kemungkinan besar adalah pasien Corona yang meninggal di desa-desa terpencil di sepanjang Sungai Gangga karena sebagian besar penduduk desa sangat miskin dan tidak mampu membiayai upacara terakhir anggota keluarga mereka.

Sumber-sumber di kementerian mengatakan tren pembuangan jenazah terlihat sebagian besar di empat distrik yakni Kanpur, Ghazipur, Unnao dan Balia. Kedua negara bagian telah diminta untuk segera mengambil langkah korektif.

Warga Ghazipur, yang merasa malu atas insiden itu, telah menyatakan keprihatinan atas penyebaran penyakit dan bau busuk yang berasal dari tubuh jenazah yang telah membengkak.

"Pemandangan itu mengerikan, mayat-mayat datang dari segala arah dan terjebak. Orang-orang menjadi sangat ketakutan dan baunya semakin parah," kata Akhand, seorang warga setempat.

Insiden seperti ini telah memicu kekhawatiran tentang skala krisis COVID-19 di India, terutama di pedesaan. Pihak berwenang percaya kerabat dari mereka yang meninggal karena virus, mungkin tidak dapat menemukan tempat untuk upacara terakhir.

(kna/up)