Senin, 17 Mei 2021 06:00 WIB

Alamiah atau Kebocoran Lab? Pencarian Asal-usul COVID-19 Berlanjut

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Virus Corona COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Sekelompok ilmuwan menulis pernyataan di jurnal Science, menyebut belum ada cukup bukti untuk memastikan asal-usul virus Corona COVID-19. Muncul secara alamiah atau bocor dari laboratorium, keduanya sama-sama mungkin.

"Memahami bagaimana COVID-19 muncul adalah penting untuk menginformasikan strategi global dalam mitigasi risiko wabah di masa mendatang," tulis para ilmuwan, dikutip dari Livescience.

Ditulis oleh 18 ilmuwan, pernyataan ini bukan kali pertama komunitas ilmiah mendesak investigasi asal-usul SARS-CoV-2, virus Corona penyebab COVID-19. Namun berbagai pernyataan sebelumnya cenderung mendukugn salah satu teori.

"Sebagian besar diskusi yang Anda dengar tentang asal-usul SARS-CoV-2 saat ini berasal dari, saya pikir, sejumlah kecil orang yang merasa sangat yakin dengan pandangannya," kata Jesse Bloom dari Fred Hutchinson Cancer Research Center, mewakili kelompok ilmuwan tersebut.

Asal-usul SARS-CoV-2 menjadi perdebatan sengit sejak awal pandemi. Sebagian ilmuwan malah sudah sampai pada kesimpulan bahwa asal-usulnya tidak akan pernah terungkap.

Maret 2021, organisasi kesehatan dunia WHO merilis laporan hasil investigasi yang dilakukan bersama ilmuwan China. Namun laporan ini mendapat banyak kritik karena dinilai kurang transparan.



Simak Video "Hanya Mengingatkan! Hati-hati dengan Varian Mu"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)