Jumat, 21 Mei 2021 18:03 WIB

Dear Acne Fighter, Ini Saran Dokter Soal Seberapa Sering Harus Ganti Masker

Vidya Pinandhita - detikHealth
Ini 5 Tips Aman Pakai dan Lepas Masker saat Makan di Restoran Foto ilustrasi: Shutterstock
Jakarta -

Alih-alih melindungi wajah, masker yang jarang dicuci atau diganti justru bisa memicu pertumbuhan jerawat atau yang kini akrab disebut 'maskne' (mask acne).

Lantas, berapa lama sih waktu maksimal masker medis dan kain aman digunakan terus menerus sebelum ganti masker baru, terlebih bagi jenis kulit wajah yang sensitif berjerawat?

"Bagian dalam masker akan menjadi tempat percikan ludah akibat berbicara, batuk, bersin, tumpukan keringat, minyak wajah dan debu. Sehingga hal ini akan menyebabkan kelembaban meningkat dan memudahkan tumbuhnya bakteri penyebab jerawat," terang dokter spesialis kulit dan kelamin Dr dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK(K), FINSDV, FAADV dari DNI Skin Centre pada detikcom, Kamis (20/5/2021).

Menurut dr Darma, setiap pemakaian masker medis baiknya berdurasi 8 hingga 10 jam. Sedangkan masker berbahan kain dapat digunakan dalam waktu 4 hingga 6 jam.

Khusus masker kain, setelah digunakan, harus dicuci hingga bersih menggunakan deterjen. Setelahnya, masker harus dijemur di bawah sinar matahari.

"Jika ingin menggunakan masker kain pilih yang berbahan katun. Dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) merekomendasikan untuk menggunakan 2 lapis kain katun 100 persen," jelas dr Darma.

Ia menambahkan, jenis masker baik masker medis atau kain tidak memengaruhi kemudahan pertumbuhan jerawat di kulit wajah. Namun apa pun jenisnya, kebersihan permukaan masker harus dijaga untuk menghindari paparan bakteri penyebab jerawat.

"Untuk masker bedah, bukan masalah di bahan yang menyebabkan jerawat tetapi yang terpenting adalah rutin mengganti masker dan tidak menggunakan lebih dari 10 jam," pungkas dr Darma.



Simak Video "Solusi Mengatasi Jerawat Membandel Akibat Penggunaan Masker"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)