Jumat, 28 Mei 2021 12:30 WIB

China Tersudut, Dugaan Corona 'Bocor' dari Lab Wuhan Kembali Mencuat

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Tim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mulai menyelidiki asal-usul COVID-19 di China. Mereka menyisir laboratorium, pasar, dan rumah sakit di Wuhan. Foto: AP Photo
Jakarta -

Hampir satu setengah tahun sejak COVID-19 terdeteksi pertama kali di kota Wuhan, China. Hingga kini pertanyaan tentang bagaimana virus tersebut pertama kali muncul masih menjadi misteri.

Tetapi dalam beberapa pekan terakhir, klaim kontroversial bahwa pandemi mungkin telah bocor dari laboratorium Wuhan, yang pernah dianggap oleh banyak orang sebagai teori konspirasi, telah mendapatkan perhatian lagi.

Presiden AS Joe Biden telah mengumumkan penyelidikan mendesak yang akan melihat teori virus Corona bocor dari lab Wuhan sebagai kemungkinan asal muasal penyakit tersebut.

Alasan munculnya teori Corona 'bocor' dari lab Wuhan

Ada kecurigaan bahwa virus korona mungkin telah lolos, secara tidak sengaja atau tidak, dari laboratorium di kota Wuhan di China tengah, tempat virus pertama kali tercatat.

Mereka yang percaya dengan teori itu berpendapat pada keberadaan fasilitas penelitian biologi utama di kota. Institut Virologi Wuhan (WIV) telah mempelajari virus Corona pada kelelawar selama lebih dari satu dekade.

Laboratorium tersebut terletak hanya beberapa kilometer dari pasar basah Huanan tempat infeksi pertama muncul di Wuhan. Mereka yang mendukung teori tersebut mengatakan bisa saja bocor dari fasilitas ini dan menyebar ke pasar basah.

Teori kontroversial ini pertama kali muncul pada awal pandemi, dan terus digaungkan oleh mantan Presiden AS Donald Trump. Beberapa bahkan menyatakan penyakit ini direkayasa sebagai senjata biologis.

Sementara banyak media dan politik menolak ini sebagai teori konspirasi pada saat itu, yang lain menyerukan pertimbangan lebih lanjut tentang kemungkinan tersebut. Meski demikian, ide tersebut muncul kembali dalam beberapa pekan terakhir.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Siapkah Indonesia Hadapi Varian Corona yang Lebih Ganas?"
[Gambas:Video 20detik]