Minggu, 30 Mei 2021 08:15 WIB

RI Sudah Kemasukan Varian Baru Corona, Warga +62 Yakin Mau Copot Masker?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Pemerintah memperbarui data kasus positif virus Corona di Indonesia. Menurut data BNPB, total kasus positif COVID-19 di Indonesia berjumlah 977.474 kasus. Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Beberapa negara di dunia sudah mulai melonggarkan aturan wajib pakai masker di masa pandemi COVID-19, meski dengan beberapa kondisi salah satunya sudah divaksinasi secara penuh.

Kebanyakan negara yang sudah melonggarkan aturan pakai masker di antaranya Amerika Serikat, Israel, Selandia Baru, bahkan China. Tentu kondisi ini bikin iri warga +62, apa bisa Indonesia juga melonggarkan pemakaian masker?

Pakar epidemiologi Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengatakan ada risiko di depan mata yang bisa terjadi jika Indonesia ingin melonggarkan aturan pakai masker dalam waktu dekat. Terlebih Indonesia masih belum kuat dalam pengendalian pandemi Corona.

Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi jika ingin ikut-ikutan copot masker usai vaksinasi dengan meningkatkan testing dan tracing.

"Ya dengan itu (pakai masker-red) saja kita masih berpotensi mengalami lonjakan kasus besar dalam 1-2 bulan ke depan dengan adanya varian baru, apalagi dengan masker dilonggarkan," katanya saat berbincang dengan detikcom dan ditulis Minggu (30/5/2021).

Belum lagi Indonesia sudah kemasukan varian baru Corona yang berpotensi lebih menular. Jangankan copot masker, warga Indonesia malah dianjurkan pakai masker dobel untuk mengurangi risiko paparan.

"Saya sudah anjurkan dari akhir tahun lalu, maskernya harus dua lapis apalagi dengan adanya varian baru seperti sekarang. Sudah semakin jelas dengan varian yang lebih cepat menular," beber Dicky.



Simak Video "Yuk Sama-sama Pakai Masker Dobel, Risiko Penularan Turun Sampai 95%!"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)