Rabu, 09 Jun 2021 09:41 WIB

Ashanty Idap Batu Ginjal, Kenali Gejalanya dari Warna Urine dan 8 Kondisi Ini

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Ashanty Ashanty idap batu ginjal. (Foto: Gus Mun/detikHOT)
Jakarta -

Baru-baru ini, Ashanty mengabarkan dirinya diserang penyakit baru. Ia didiagnosis mengidap batu ginjal, tetapi sebelumnya tak mengeluhkan gejala apapun.

"Ada batu ginjal sudah agak besar, tapi di sini itu nggak boleh diambil, dioperasi atau ditembak karena menurut dia, kamu ikuti 6 bulan minum air putih sebanyak-banyaknya dulu nanti baru 6 bulan kamu balik lagi buat cek, kalau memang dia nggak ilang dan membesar baru diambil," tuturnya dalam YouTube The Hermansyah A6 saat menjalani pengobatan di Turki, dikutip detikcom Rabu (9/6/2021).

Penyanyi kelahiran Jakarta tersebut bercerita harus mulai terbiasa minum air 3 liter sehari. Hal ini agar batu ginjalnya tak membesar dan ia tak perlu menjalani operasi.

Dikutip dari Mayo Clinic, batu ginjal memang biasanya tak menimbulkan gejala apapun sampai batu tersebut bergerak di dalam ginjal dan masuk ke bagian ureter, saluran yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih. Jika tersangkut di ureter, ia akan menghalangi aliran urin dan memicu ginjal membengkak dan ureter kejang hingga timbul rasa menyakitkan.

Dalam kondisi tersebut, akan timbul beberapa gejala seperti berikut.

  • Nyeri parah dan tajam di samping dan punggung, di bawah tulang rusuk
  • Nyeri yang menjalar ke perut bagian bawah dan selangkangan
  • Rasa sakit yang datang dalam gelombang dan berfluktuasi dalam intensitas
  • Nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil
  • Tanda dan gejala batu ginjal lain juga bisa dilihat dari warna urine dan kondisinya:
  • Urine merah muda, merah atau coklat brown
  • Urine keruh atau berbau busuk
  • Kebutuhan terus-menerus untuk buang air kecil, buang air kecil lebih sering dari biasanya atau
    buang air kecil dalam jumlah sedikit
  • Mual dan muntah
  • Demam dan menggigil jika ada infeksi
  • Rasa sakit yang disebabkan oleh batu ginjal dapat berubah misalnya, berpindah ke lokasi yang berbeda atau meningkat intensitasnya.

Kapan harus ke dokter?

Segera bertemu dokter jika memiliki gejala yang mengkhawatirkan seperti nyeri begitu parah sehingga tidak bisa duduk atau menemukan posisi yang nyaman. Nyeri disertai mual dan muntah, muncul demam dan menggigil. Kesulitan buang air kecil hingga ada darah dalam urine.



Simak Video "Usai Vaksinasi Nusantara, Anang: Aku Nggak Ada Gejala Aneh-Aneh"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)