Kamis, 01 Jul 2021 08:54 WIB

Varian Delta Mulai Ngamuk di AS, Aturan Pakai Masker Dipertimbangkan Lagi

Firdaus Anwar - detikHealth
Para pakar kesehatan dunia mengklaim penggunaan masker dobel lebih tangguh menangkal varian ganas Corona. Foto ilustrasi: Getty Images
Jakarta -

Amerika Serikat (AS) sebelumnya membebaskan aturan pakai masker bagi orang-orang yang sudah divaksinasi. Namun, kebijakan tersebut tampaknya akan dipertimbangkan kembali karena ada ancaman virus Corona varian Delta.

Data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menunjukkan prevalensi varian Delta bisa meningkat lebih dari dua kali lipat hanya dalam kurun waktu kurang dari dua minggu.

Pada 5 Juni 2021 kasus varian Delta diketahui berkontribusi terhadap sekitar 10 persen kasus positif COVID-19 di AS. Kemudian pada 19 Juni kasusnya meningkat, menjadi sekitar 26 persen.

Negara bagian Los Angeles dalam sebuah pernyataan bahkan sudah kembali menyarankan masker untuk semua orang. Hampir setengah kasus COVID-19 di Los Angeles disebut karena varian Delta.

"Karena peningkatan sirkulasi varian Delta yang mudah menular, Dinas Kesehatan Los Angeles sangat merekomendasikan semua orang, terlepas dari status vaksinasinya, memakai masker di dalam ruangan publik sebagai langkah pencegahan," tulis Dinas Kesehatan Los Angeles seperti dikutip dari CNN, Kamis (1/7/2021).

Direktur National Institute of Allergy and Infectious Diseases, Dr Anthony Fauci, mengatakan penting agar kebijakan pakai masker ini disesuaikan tergantung dari kondisi tiap daerah.

"Memang ada dan harus ada fleksibilitas serta diskresi yang tersebar di seluruh negeri... Bila Anda berada di daerah yang dinamika virusnya begitu tinggi, Anda harus sangat hati-hati menarik kebijakan pakai masker," komentar Fauci.



Simak Video "Wanti-wanti CDC Soal Wajib Masker Bagi yang Sudah Divaksin Penuh"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)