Jumat, 02 Jul 2021 18:08 WIB

Ivermectin Langka Gara-gara Diborong untuk Isoman, Ini Kata BPOM

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Penny K Lukito Kepala BPOM Kepala BPOM Penny K Lukito (Foto: Rifkyanto Nugroho/detikHealth)
Jakarta -

Keberadaan obat antiparasit atau obat cacing Ivermectin di pasaran mulai langka. Hal ini dikaitkan dengan adanya tudingan bahwa Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sengaja memblokir PT Harsen Laboratories yang memproduksi obat tersebut.

Menanggapi hal ini, Kepala BPOM Penny K Lukito mengatakan bahwa akan terus menjaga keberadaan obat cacing Ivermectin ini di pasaran. Selain PT Harsen, ada beberapa industri farmasi lainnya yang juga memproduksi Ivermectin dan akan segera mendapat izin edar, sehingga ketersediaan obat tersebut di pasar tetap ada.

"Tadi kalau ada harga yang melonjak tinggi atau kelangkaan itu kan banyak penyebabnya ya. Bukan hanya misalnya seperti yang dilaporkan di media sosial bahwa karena PT Harsen diinspeksi oleh BPOM, sehingga itu menghalangi keberadaan Ivermectin di pasar. Saya kira tidak sesederhana itu," jelas Penny dalam konferensi pers yang disiarkan daring pada Jumat (2/7/2021).

Penny pun menjabarkan beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebab terjadinya kelangkaan obat Ivermectin di pasaran. Salah satunya karena banyak masyarakat yang membelinya untuk stok dan penjualan Ivermectin melalui jalur online.

"Tadi ada yang membeli untuk stok misalnya dan juga mengedarkannya di online. Kami sangat mengingatkan dan menghimbau masyarakat untuk tidak beli di online dan tidak stok, karena seharusnya harus lewat izin atau resep dokter," kata Penny.

"Jadi, kita pastikan Ivermectin di pasar itu ada dengan harga yang tentunya sesuai. Apabila memang ini diedarkan di fasilitas kefarmasian atau apotek-apotek yang formal yang memang sesuai dengan ketentuan distribusi obat yang baik," lanjutnya.

Melihat ini, BPOM memastikan bahwa ketersediaan Ivermectin di pasaran akan tetap ada dan sesuai ketentuan yang ada. BPOM juga menyarankan agar tidak membelinya secara ilegal karena Ivermectin ini termasuk obat keras.

"Jadi, tidak benar bahwa keberadaan Ivermectin di pasaran itu tidak ada. Karena siapapun industri farmasi yang akan dan bisa memproduksi dan mengedarkan Ivermectin, kita fasilitasi tapi sesuai ketentuan yang ada," pungkasnya.



Simak Video "Larangan Keras BPOM soal Promosi Ivermectin sebagai Obat COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)