Jumat, 02 Jul 2021 20:24 WIB

Imbas Amukan COVID-19, Obat-Vitamin di Minimarket Ludes Diborong

Ardela Nabila - detikHealth
Asian young woman shopping in a grocery store and wearing protective medical mask during social distances and lockdown due to coronavirus Foto: Getty Images/rudi_suardi
Jakarta -

Lonjakan COVID-19 di Indonesia makin menjadi-jadi, salah satunya diyakini karena varian Delta yang lebih menular. Tak sedikit orang yang mulai memborong berbagai jenis obat-obatan dan suplemen kesehatan untuk persediaan di rumah.

Bahkan, beberapa minimarket dan apotek ydi wilayah Tangerang Selatan, mengaku telah kehabisan stok berbagai merk obat, terutama obat antibiotik dan antivirus.

Selain membeli obat-obatan yang dijual bebas di pasaran, banyak pula yang membeli berbagai vitamin dan suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah terpapar virus Corona.

"Kosong itu stoknya (vitamin). Banyak banget yang cari," ujar salah satu pegawai minimarket di Bintaro, Tangerang Selatan, Jumat (2/7/2021).

Hal senada juga disampaikan oleh seorang petugas yang bekerja di salah satu apotek di Bintaro, Tangerang Selatan yang menyebutkan bahwa sejumlah merk vitamin, suplemen, antibiotik, antiparasit, hingga oksigen sudah habis terjual.

"Nggak ada, habis semua (obat-obatan dan vitamin). Oksigen juga nggak ada," kata petugas apotek.

Pantauan detikcom di sejumlah apotek dan minimarket di wilayah Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Bandung juga melaporkan hal serupa. Mulai dari antiparasit Ivermectin, antibiotik Azithromycin, vitamin, minyak kayu putih, hingga oksigen telah ludes terjual dan masih terus dicari-cari hingga saat ini.

Sementara itu, dari sekian banyaknya vitamin dan suplemen untuk menjaga daya tahan tubuh, produk vitamin C merupakan salah satu produk yang mengalami peningkatan permintaan paling banyak di apotek maupun minimarket.



Simak Video "Faktor yang Memengaruhi Keparahan Pasien Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)