Minggu, 04 Jul 2021 09:49 WIB

Banyak 'Diresepkan' untuk Isoman, Kebutuhan Vitamin D Harian Berapa Sih?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Tingginya kasus Corona (COVID-19) di Indonesia membuat permintaan obat-obatan dan vitamin meningkat. Warga rela antre ke apotek demi membeli kebutuhan. Foto: Andhika Prasetia
Jakarta -

Salah satu vitamin yang banyak disarankan untuk isolasi mandiri COVID-19 adalah vitamin D. Biasanya, dokter akan menyesuaikan dosisnya dengan kebutuhan pasien. Nah kalau beli sendiri, dosisnya berapa?

Praktisi kesehatan dr Raissa Edwina Djuanda, M.Gizi, SpGK menjelaskan, pada dasarnya kebutuhan vitamin D masing-masing orang berbeda. Dibutuhkan pemeriksaan laboratorium untuk menentukan dosis yang paling tepat.

"Kita tidak bisa memberikan vitamin yang langsung aja minum segini gitu, nggak bisa, kita harus lihat dulu baseline-nya nilainya berapa," jelas dr Raissa dalam program e-Life detikcom, Jumat (2/7/2021).

"Kalau memang nilainya ternyata udah normal, buat apa minum suplemen?" lanjutnya.

Menurut dr Raissa, kebutuhan harian rata-rata vitamin D pada umumnya adalah sekitar 400 IU (international unit). Suplementasi biasanya dibutuhkan pada pasien yang mengalami defisiensi atau insufisiensi vitamin D.

"Kalau mau beli bebas tanpa konsultasi dulu ke dokter, saran saya di 400 IU masih bisa dikatakan normal, tidak membahayakan. Tapi kalau dosis di atas itu, sebaiknya konsultasi dulu," saran dr Raissa.



Simak Video "Simak! Petunjuk Konsumsi Suplemen Vitamin D untuk Pasien COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)