Senin, 05 Jul 2021 15:48 WIB

Dipenuhi Pasien Corona, 13 RS di Surabaya Tutup Sementara Layanan IGD

Firdaus Anwar - detikHealth
IGD RS William Booth Lockdown IGD RS William Booth tutup sementara. (Foto: Esti Widiyana)
Jakarta -

Beredar kabar beberapa rumah sakit (RS) di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), menutup sementara layanan instalasi gawat darurat (IGD). Ini dikarenakan IGD sudah penuh oleh pasien Corona.

"Memang ada beberapa informasi demikian. Tapi, secara pasti tentu teman-teman di Surabaya yang tahu ya," kata Sekretaris Kompartemen Jaminan Kesehatan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), Tonang Dwi Ariyanto, saat dikonfirmasi detikcom pada Senin (5/7/2021).

Dikutip dari CNNIndonesia.com, Ketua PERSI Jatim Dodo Anondo mengatakan ada 13 RS di Surabaya yang menutup layanan IGD. RS tersebut adalah RSI Jemursari, RSI Ahmad Yani, RS Royal, RS Wiyung Sejahtera, RS PHC, RS Adi Husada Undaan Wetan, RS Adi Husada Kapasari, RS Premier, National Hospital, RS Al - Irsyad, RS Gotong Royong, RS RKZ, dan RS William Booth.

"Memang betul RS-RS itu menutup sementara [IGD-nya]. Perlu digaris bawahi menutup sementara, artinya kami sistemnya buka tutup secara dinamis," kata Dodo.

"Sekarang pasien di IGD itu berlebihan yang datang, semua ingin ditangani oleh RS. Karena orang-orang sering datang tanpa rujukan puskesmas, karena memang penyakit ini memang cukup cepat penularanya, dan cepat infeksinya," lanjut Dodo.

Sistem buka tutup IGD ini diterapkan demi mencegah kolaps total. Dodo menyebut tenaga kesehatan di Surabaya sudah kewalahan, banyak yang terpapar COVID-19 bahkan sampai meninggal dunia.

"Makanya itu, kami juga sekarang situasi RS ini bertahan, betul-betul bertahan supaya tidak kolaps. Untuk itu kami ngatur, ngatur tenaga, ngatur buka-tutupnya," pungkasnya.



Simak Video "Kenali Gejala Infeksi Corona Berikut Sebelum Pergi ke RS"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)