Rabu, 07 Jul 2021 07:00 WIB

Jahat Banget! Ribuan Orang Disuntik Vaksin Corona Palsu, Isinya Air Garam

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga di Stadion Sultan Abdul Syarif Abdurrahman (SSA), Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (18/6/2021). Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menggelar vaksinasi massal COVID-19 untuk masyarakat setempat selama tiga hari dengan target 500 orang per hari. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/rwa. Foto: ANTARA FOTO/JESSICA HELENA WUYSANG
Jakarta -

Masih banyak orang yang mencari keuntungan di masa sulit pandemi COVID-19. Ribuan orang di India kena prank penipuan vaksin Corona skala besar yang nahasnya dilakukan oleh oknum tenaga medis.

Dilaporkan CNN, setidaknya terdapat 12 lokasi vaksinasi massal di Mumbai, negara bagian Maharashtra India, yang menjadi tempat penyuntikan vaksin COVID-19 palsu.

"Mereka menggunakan air garam dan menyuntikkannya," kata seorang pejabat kepolisian Mumbai, Vishal Thakur.

Diperkirakan sekitar 2.500 orang yang telah diberikan vaksin palsu. Dalam kasus ini, penyelenggara vaksin membebankan biaya ke korban untuk satu dosisnya sehingga mereka meraup keuntungan US$ 28 ribu atau sekitar Rp 405 juta.

"Kami telah menangkap oknum dokternya. Mereka menggunakan nama rumah sakit yang memproduksi sertifikat vaksin palsu, vial, dan jarum suntik," papar Thakur.

Disebutkan 14 orang telah ditangkap karena dicurigai melakukan kecurangan, percobaan pembunuhan, konspirasi kriminal, dan tuduhan lainnya. Lebih banyak penangkapan mungkin terjadi karena polisi terus menyelidiki orang lain yang terlibat dalam penipuan tersebut.

Berdasarkan data CNN-News 18, vaksin palsu di India sudah beredar sejak akhir Mei dan awal Juni. Namun belum ada korban yang melaporkan gejala berat akibat penipuan ini.

Pihak berwenang mulai menyelidiki setelah beberapa korban penipuan, yang curiga dengan sertifikat vaksinasi yang mereka terima, melaporkannya ke polisi.



Simak Video "Berikut Efek Samping Vaksin Sinovac pada Anak yang Banyak Dikeluhkan"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)