Kamis, 15 Jul 2021 05:30 WIB

Wajib Buang Sikat Gigi Usai Sembuh dari COVID-19! Ini Alasannya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Close up of toothbrushes in holder Foto: Getty Images
Jakarta -

Pasien Corona yang menjalani isolasi mandiri di rumah disarankan untuk sebisa mungkin tidak berbagi alat makan, minum, dan mandi. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko orang lain terpapar COVID-19.

Pasien Corona isolasi mandiri juga sebaiknya menggunakan kamar tidur dan kamar mandi yang terpisah dari keluarga agar tidak terjadi pertukaran virus. Isolasi mandiri pasien Corona tanpa gejala bisa selesai dalam 10 hari.

Bagi pasien Corona yang sudah dinyatakan sembuh, ada hal penting yang sebaiknya dilakukan untuk memastikan anggota keluarga terbebas dari risiko penularan: membuang sikat gigi.



"Hal yang harus dilakukan setelah pulih dari Covid-19: buang alat kebersihan pribadi Anda seperti sikat gigi dan pembersih lidah," demikian saran dari Satgas COVID-19 IDI, Prof Zubairi Djoerban dalam cuitannya yang dikutip detikcom, Rabu (13/7/2021).

Tujuan membuang sikat gigi usai isoman adalah untuk melindungi penyintas dan juga anggota keluarga. Kalau perlu, buat wadah terpisah agar mengurangi penyebaran virus.

Disarankan para ahli

Dokter gigi berpandangan bahwa seseorang yang baru sembuh dari COVID-19 harus segera mengganti sikat giginya setelah sembuh. Ini, kata mereka, tidak hanya melindungi orang tersebut dari kemungkinan infeksi ulang tetapi juga dapat menyelamatkan orang lain yang menggunakan kamar kecil yang sama di rumah.

"Jika Anda atau siapa pun dalam lingkaran keluarga dan teman Anda telah tertular COVID-19, setelah pulih, pastikan untuk mengganti sikat gigi, pembersih lidah, dll. Ini dapat menampung virus, dan sebaiknya dibuang," kata Dr Pravesh Mehra , Bedah Gigi HOD, Universitas Kedokteran Lady Hardinge, New Delhi, dikutip dari India Today.

Ia menjelaskan, hal ini karena bakteri/virus yang menumpuk pada sikat gigi yang lama kelamaan diketahui dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas.



Simak Video "Siapkah Indonesia Hadapi Varian Corona yang Lebih Ganas?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)