Kamis, 15 Jul 2021 08:30 WIB

Diperluas ke Bodetabek, Ini Alur Telemedicine untuk Pasien COVID-19 Isoman

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
ilustrasi obat Ilustrasi obat. (Foto: iStock)
Jakarta -

Pada 7 Juli 2021 lalu, layanan konsultasi dan pengiriman obat melalui layanan telemedicine bagi pasien COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri mulai diuji coba di wilayah DKI Jakarta. Kini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah memperluas layanan tersebut ke 4 wilayah lainnya, yaitu Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek).

Dalam menjalankan layanan ini, Kemenkes bekerja sama dengan 11 platform telemedicine di Indonesia. Mereka terdiri dari Halodoc, YesDok, Alodokter, Klik Dokter, SehatQ, Good Doctor, KlinikGo, Link Sehat, Milvik, Prosehat, dan Getwell.

Agar pelaksanaannya lebih efektif dan efisien, kini alur layanan telemedicine ini dibuat lebih ringkas. Berikut alur terbaru layanan telemedicine untuk pasien COVID-19 yang tengah melakukan isolasi mandiri.

1. Melakukan tes PCR/Antigen

Pasien melakukan tes PCR/Antigen di laboratorium yang terafiliasi dengan Kemenkes RI. Apabila hasilnya positif, maka pihak lab akan melaporkan hasilnya ke database Kemenkes (NAR).

Kemudian, pasien akan menerima pesan WhatsApp dari Kemenkes RI. Selain itu, bisa juga melakukan pengecekan NIK mandiri melalui situs https://isoman.kemkes.go.id

2. Konsultasi daring

Pasien dapat melakukan konsultasi secara daring dengan dokter di salah satu dari 11 platform telemedicine dengan memilih link yang terdapat dalam pesan WhatsApp dari Kemenkes RI. Atau bisa juga melakukan pengecekan NIK mandiri melalui situs http://isoman.kemkes.go.id.

Note: Sebelum berkonsultasi, informasikan kepada dokter bahwa Anda adalah pasien program isoman Kementerian Kesehatan.

3. Resep digital

Setelah berkonsultasi, dokter akan memberikan resep digital sesuai dengan kondisi pasien. Jika masuk dalam kategori untuk melakukan isoman, obat dapat diperoleh gratis.

4. Tebus obat

Obat dan/atau vitamin akan ditanggung oleh Kemenkes sesuai dengan ketentuan. Untuk menghindari pembatalan, pastikan resep yang diunggah berasal dari konsultasi dan sesuai dengan ketentuan.

Ditekankan bahwa obat dan vitamin yang diberikan hanya untuk konsumsi pasien dan tidak boleh diperjualbelikan.

5. Pengiriman obat

Kemenkes bekerja sama dengan Apotek Kimia Farma dan Jasa Pengiriman SiCepat untuk menyiapkan dan pengantaran obat dan/atau vitamin untuk pasien. Pasien Corona akan mendapat SMS dari SiCepat yang berisi nomor resi dan status pengiriman.

Daftar obat dan vitamin yang ditanggung Kemenkes terdiri dari:

Paket A (orang tanpa gejala atau OTG)

  • Multivitamin: C, D, E, Zinc, dosis: 1x1 sebanyak 10 butir

Paket B (gejala ringan)

  • Multivitamin: C, D, E, Zinc, dosis: 1x1 sebanyak 10 butir
  • Azitromicin 500mg, dosis: 1x1 sebanyak 5 butir
  • Oseltamivir 75mg, dosis: 2x1 sebanyak 14 butir
  • Paracetamol tab 500mg, dosis: jika perlu sebanyak 10 butir


Simak Video "Catat! Begini Alur Dapatkan Akses Telemedicine Gratis Selama Isoman"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)