Kamis, 15 Jul 2021 20:38 WIB

5 Cara Meningkatkan Imunitas Anak di Tengah Amukan COVID-19

Rita Puspita Rachmawati - detikHealth
A mother wearing surgical mask helps daughter putting home made face mask during coronavirus pandemic. Foto: Getty Images/Morsa Images
Jakarta -

Lonjakan COVID-19 yang saat ini terjadi di Indonesia tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Sayangnya, program vaksinasi yang dapat mencegah diri dari virus Corona belum tersedia untuk anak-anak di bawah usia 12 tahun. Karenanya, banyak orang tua yang mencari tahu bagaimana cara meningkatkan imunitas anak agar terhindar dari virus Corona.

dr Fauzi Mahfuzh dari RSUP Persahabatan menyebut, per 12 Juli 2021 diketahui 9.8 persen kasus positif nasional adalah anak-anak usia 6-18 tahun. Untuk itu, penting bagi orang tua untuk membantu anak meningkatkan imunitas dengan cara berikut.

1. Sajikan lebih banyak buah dan sayuran.

Dikutip dari Parents, (15/7/2021) penulis buku The Family Nutrition Book William Sears MD menyebut jika konsumsi buah dan sayur yang kaya fitonutrien sangat bermanfaat untuk meningkatkan imunitas.

Cara meningkatkan imunitas anak dengan konsumsi buah sayur ini dapat meningkatkan produksi sel darah putih yang melawan infeksi dan menghalangi virus.

Studi lain menunjukkan bahwa konsumsi sayur dan buah kaya fitonutrien seperti wortel, kacang hijau, jeruk, dan stroberi dapat melindungi anak dari penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung di masa dewasa.

2. Tingkatkan waktu tidur.

Sebuah penelitian menyebut kurang tidur dapat membuat anak lebih rentan terhadap penyakit.

Seorang bayi mungkin membutuhkan hingga 16 jam waktu tidur sehari, balita membutuhkan 11 hingga 14 jam, dan anak-anak prasekolah membutuhkan 10 hingga 13 jam.

"Jika anak Anda tidak bisa atau tidak mau tidur siang di siang hari, cobalah untuk menidurkannya lebih awal," kata Dr Kemper, Direktur Pusat Pendidikan dan Penelitian Anak Holistik di Rumah Sakit Anak Boston.

3. Beri ASI

ASI mengandung antibodi penambah kekebalan tubuh. ASI dapat menjaga bayi dari infeksi telinga, alergi, diare, pneumonia, meningitis, infeksi saluran kemih, dan sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).

Kolostrum yang mengalir dari payudara selama beberapa hari pertama setelah kelahiran, sangat kaya akan antibodi penangkal penyakit.

dr Jully Neily Kasie Sp A dari RSUP Persahabatan juga menyebut jika I u yang positif COVID-19 masih bisa memberi ASI selama tetap menjaga protokol kesehatan. Lanjutnya, belum ada penelitian yang bisa membuktikan bahwa virus Corona dapat menular melalui ASI sehingga para ibu tetap disarankan untuk menyusui bayinya.

Cara meningkatkan imunitas anak dengan berolahraga juga perlu dicoba. Selengkapnya di halaman berikut.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Faktor yang Memengaruhi Keparahan Pasien Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]