Senin, 19 Jul 2021 22:50 WIB

Kejar Herd Immunity Akhir Tahun, Jateng Butuh 2 Juta Dosis Vaksin Perminggu

Angling Adhitya Purbaya - detikHealth
Petugas kesehatan menyiapkan vaksin COVID-19 yang akan disuntikkan kepada anak usia 12-18 tahun di RSUP Dr Mohammad Hoesin Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (10/7/2021). Dalam rangka Hari Anak Nasional, Dinas Kesehatan kota Palembang bekerja sama dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan RSUP Dr Mohammad Hoesin Palembang menggelar vaksinasi massal COVID-19 terhadap anak usia 12-18 tahun dengan target 1.000 orang anak per hari. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww. Foto: ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI
Semarang -

Pemerintah provinsi Jawa Tengah memerlukan sekitar 2 juta dosis vaksin COVID-19 setiap minggu agar bisa memenuhi target herd immunity akhir tahun ini. Karena kondisi saat ini baru 4,5 juta warga divaksin dari target 28,2 juta.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan dalam rapat penanganan COVID-19 di kantornya juga dibahas soal vaksinasi. Ada 3 kota di Jateng yang dianggap cukup tinggi pencapaiannya yatiu Kota Solo, Kota Salatiga dan Kota Magelang.

"Sudah cukup tinggi (3 kota itu), yang lain belum kaya Banyumas, Brebes, Grobogan yang gedhe-gedhe, Cilacap, ini perlu dibantu karena penduduknya banyak," kata Ganjar di kantornya Senin (19/7/2021).

Ia menjelaskan saat ini sedang mempersiapkan desain agar vaksinasi bisa digenjot 300 persen lebih cepat. Ganjar juga sudah saling berhubungan dengan Menko Marinves, Luhut Binsar Pandjaitan terkait permintaan alokasi vaksin yang lebih banyak.

"Kalau hitung sekarang kita baru dapatkan alokasi 1/5 target. Saya ditelpon pak Luhut, saya siapkan itu maka kita dorong alokasi lebih banyak. Seminggu dua jutaan," jelas Ganjar.

"Kalau kita bisa dapatkan seminggu 2 juta lebih, kita akan bisa capai target lebih cepat. Pencapaian herd immunity akhir tahun 70 persen bisa tercapai," imbuhnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Epidemiolog: Jakarta akan Sulit Mencapai Kekebalan Komunal"
[Gambas:Video 20detik]