Jumat, 23 Jul 2021 16:00 WIB

Kebutuhan Vitamin E per Hari dan Manfaatnya untuk Daya Tahan Tubuh

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Vitamin E Kebutuhan vitamin E per hari. (Foto: Shutterstock)
Jakarta -

Vitamin E salah satu nutrisi penting bagi tubuh. Kekurangan vitamin E dapat memicu berbagai macam penyakit. Lantas berapa kebutuhan vitamin E per hari?

Vitamin E dapat dengan mudah ditemukan pada beberapa makanan tertentu, seperti daging, sayuran hijau, sereal, dan kacang tanah. Selain itu, vitamin E juga tersedia dalam bentuk suplemen.

Dikutip dari Drugs.com dan WebMD, suplemen vitamin E dapat dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan harian. Dosisnya pun berbeda-beda pada setiap orang, tergantung dari usianya.

Berikut kebutuhan vitamin E per hari berdasarkan usia.

  • Usia 0-6 bulan: 4 mg per hari
  • Usia 7-12 bulan: 5 mg per hari
  • Usia 1-3 tahun: 6 mg per hari
  • Usia 4-8 tahun: 7 mg per hari
  • Usia 9-13 tahun: 11 mg per hari
  • Usia 14-18 tahun: 15 mg per hari
  • Usia di atas 18 tahun: 15 mg per hari.

Kemudian bagi ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi vitamin E sebesar 15 mg per hari. Sedangkan ibu menyusui sebanyak 19 mg per hari.

Meski demikian, informasi di atas bukanlah takaran pasti. Artinya, kamu tetap perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui dosis vitamin E yang direkomendasikan, karena kondisi kesehatan juga mempengaruhi dalam pemenuhan kebutuhan vitamin E per hari.

Apa saja manfaat dari vitamin E?

Ada begitu banyak manfaat yang bisa didapatkan dari vitamin E, di antaranya sebagai berikut.

1. Mencegah radikal bebas

Radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel di dalam tubuh, sehingga kamu akan mudah terkena penyakit. Namun, hal ini dapat diatasi dengan vitamin E, karena nutrisi ini memiliki sifat antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari efek radikal bebas.

2. Menjaga kesehatan mata

Studi menemukan bahwa vitamin E dapat memelihara kesehatan mata. Pasalnya, vitamin E dapat melindungi mata dari radikal bebas serta menjaga mata agar tetap bersih.

3. Menjaga kesehatan kehamilan

Selain dapat mencegah efek radikal bebas, sifat antioksidan pada vitamin E dapat mengurangi stres oksidatif selama kehamilan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), stres oksidatif selama kehamilan dapat memicu berbagai gangguan umum pada bayi di dalam kandungan.

4. Menjaga daya tahan tubuh

Sebagai antioksidan, vitamin E dapat berperan dalam menjaga daya tahan tubuh dan pembuluh darah agar tetap sehat. Fungsinya yang dapat mencegah efek radikal bebas memiliki peran penting dalam merawat tubuh agar tidak mudah terkena penyakit.

Oleh karena itu, ada baiknya untuk memenuhi kebutuhan vitamin E per hari agar tubuh menjadi lebih sehat. Namun, perlu diingat bahwa vitamin E tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan atau di luar dari rekomendasi dokter, karena bisa berdampak buruk pada kesehatan.



Simak Video "Selain Vitamin D, Asupan Mikronutrien Lain Penting Loh untuk Imun"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/fds)