Senin, 26 Jul 2021 09:10 WIB

Studi Temukan Gejala COVID-19 pada Orang yang Sudah Divaksin, Semua Ringan

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
A woman reacts as she gets a shot of the Sinovac vaccine for COVID-19 during a mass vaccination held by Indonesia military in Medan, North Sumatra, Indonesia, Wednesday, June 23, 2021. The worlds fourth most populous country, has seen COVID-19 infections surge in recent weeks, a climb that has been blamed on travel during last months Eid al-Fitr holiday as well as the arrival of new virus variants, such as the the Delta version first found in India. (AP Photo/Binsar Bakkara) Foto: AP/Binsar Bakkara
Jakarta -

Vaksin COVID-19 masih cara terbaik untuk melindungi orang dari sakit parah akibat virus Corona, serta mencegah perpanjangan masa tinggal di rumah sakit dan kematian akibat penyakit tersebut.

Namun, belum ada vaksin yang 100 persen efektif dan, meskipun jarang, orang yang divaksinasi lengkap masih dapat tertular virus corona. Kasus-kasus ini, dapat menyebabkan gejala atau tanpa gejala sama sekali.

Para peneliti di balik ZOE COVID Symptom Study menemukan ada lima gejala paling umum yang dilaporkan oleh mereka yang sudah divaksinasi, yakni:

  • Sakit kepala
  • Pilek
  • Bersin
  • Sakit tenggorokan
  • Anosmia

Analisis tersebut dilakukan oleh para dokter dan ilmuwan di Rumah Sakit Umum Massachusetts, Harvard T.H. Chan School of Public Health, King's College London dan Stanford University School of Medicine.

Studi ini menemukan bahwa orang-orang yang telah divaksinasi mengalami gejala COVID-19 yang serupa dengan mereka yang belum mendapatkan suntikan.

Namun, mereka yang sudah vaksin COVID-19 memiliki gejala yang lebih sedikit dalam jangka waktu yang relatif lebih singkat.

"Menunjukkan bahwa mereka tidak terlalu sakit parah dan menjadi lebih baik lebih cepat," tulis para peneliti dikutip dari Miami Herald, Senin (26/7/2021).

Laporan tersebut juga menemukan bahwa beberapa gejala, termasuk batuk terus-menerus, lebih mungkin muncul pada orang yang hanya menerima satu dosis vaksin atau belum divaksinasi sama sekali.

"Anehnya, kami memperhatikan bahwa orang yang telah divaksinasi dan kemudian dites positif COVID-19 lebih mungkin melaporkan bersin sebagai gejala dibandingkan dengan mereka yang belum disuntik," kata peneliti.

"Jika Anda sudah divaksinasi dan mulai banyak bersin tanpa penjelasan, Anda harus mendapatkan tes COVID," sambungnya.

Bersin menjadi salah satu gejala paling berbeda yang dialami orang yang sudah vaksin COVID-19.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Lantamal III Turun Tangan Vaksinasi Ribuan Warga Cianjur"
[Gambas:Video 20detik]