Minggu, 01 Agu 2021 13:30 WIB

Ngelayap Saat Tokyo Diamuk Corona, 2 Judoka Di-kick dari Olimpiade

Vidya Pinandhita - detikHealth
TOKYO, JAPAN - JUNE 03: The Victory podium that will be used during the victory ceremonies at the Tokyo 2020 Olympic Games is displayed during an unveiling event for the victory ceremonies items including podium, music, costume and medal tray for the Olympic and Paralympic games at the Ariake Arena on the day marking the 50 days to go to the Tokyo Olympic Games opening ceremony on June 3, 2021 in Tokyo, Japan. (Photo by Issei Kato - Pool/Getty Images) Ilustrasi Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: Getty Images/Pool)
Jakarta -

Akibat jalan-jalan meninggalkan kawasan penginapan, 2 judoka pria asal Georgia dikeluarkan dari Olimpiade Tokyo. Menurut juru bicara komite Olimpiade, tindakan tersebut tergolong pelanggaran protokol COVID-19.

Insiden ini menjadi kali pertama peserta Olimpiade dicabut akreditasinya sejak awal pertandingan pada 23 Juli 2021. Kedua judoka tersebut adalah peraih medali perak Vazha Margvelashvili dan Lasha Shavdatuashvili.

Buku pedoman olimpiade salah satunya memang mengatur perihal boleh-tidaknya peserta olimpiade meninggalkan area penginapan.

"(Peserta olimpiade) hanya boleh meninggalkan akomodasi untuk pergi ke tempat pertandingan resmi dan lokasi tambahan terbatas yang telah diuraikan dalam rencana aktivitas, sebagaimana ditentukan oleh daftar tujuan yang diizinkan," tertulis dalam buku pedoman, dikutip dari Kyodo News, Minggu (1/8/2021).

Menurut pedoman, atlet dilarang berjalan di sekitar kota dan mengunjungi kawasan wisata, toko, restoran, bar atau pusat kebugaran, termasuk menggunakan transportasi umum. Buku pedoman tersebut juga mencantumkan peringatan, sanksi penarikan sementara atau permanen akreditasi, serta diskualifikasi sebagai hukuman bagi pelanggar .

Margvelashvili kalah dari Hifumi Abe asal Jepang di final Minggu lalu. Sementara Shavdatuashvili kalah dari Shohei Ono di final 73 kg, Senin (26/7/2021).

Menurut laporan media, Margvelashvili dan Shavdatuashvili sempat terlihat mengenakan seragam tim Georgia tengah mengambil foto di dekat menara Tokyo dengan beberapa orang lainnya pada Selasa (27/7/2021).

Juru bicara panitia penyelenggara Olimpiade danParalimpiade Tokyo,MasanoriTakaya dalam konferensi pers pada Sabtu (31/7/2021), mengatakan bahwa insiden ini adalah "kasus pelanggaran aturan yang mengerikan". Kini para pelanggar tidak lagi diizinkan memasuki Olimpiade.



Simak Video "Hanya Mengingatkan! Hati-hati dengan Varian Mu"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)